home global news

Menteri Kebudayaan Apresiasi Komitmen Pelestarian Lengger Sebagai Upaya Pemajuan Kebudayaan

Jum'at, 25 April 2025 - 13:42 WIB
Menteri Kebudayaan Apresiasi Komitmen Pelestarian Lengger Sebagai Upaya Pemajuan Kebudayaan
LANGIT7.ID- Jakarta;Kementerian Kebudayaan mengapresiasi inisiatif dan dedikasi para pelaku seni budaya yang terus menjaga dan memajukan seni tradisi Indonesia, khususnya Tari Lengger. Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam pertemuan bersama Andy F. Noya dan maestro Tari Lengger, Rianto pada Kamis (24/4), yang secara khusus akan mengundang Menteri untuk hadir dalam festival “Banyumas Ngibing, 24 Jam Menari” di Banyumas, pada bulan Juni 2025 mendatang.

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Lengger sebagai kekayaan budaya nasional, termasuk dukungan program melalui Dana Indonesiana serta pentingnya memberikan penghargaan bagi maestro-maestro lokal.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas inisiasi yang digagas oleh Andy Noya dan Rianto. “Saya sangat mengapresiasi Mas Andy dan Mas Rianto. Keduanya adalah contoh nyata bagaimana pemajuan kebudayaan dijalankan dengan semangat kolektif dan cinta tanah air, sejalan dengan amanat Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/4/2025).

Andy Noya, yang turut terlibat pada festival ini, menyampaikan harapannya agar perhelatan ini tak hanya menjadi panggung ekspresi, tapi juga menjadi pengingat akan kekayaan budaya Banyumas dan kontribusi para penari dari berbagai daerah di Indonesia.

“Lengger adalah aset bangsa. Lewat festival Banyumas Ngibing, kami ingin membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk mencintai dan melestarikan seluruh tarian di Indonesia, termasuk Lengger. Semua ini adalah bagian dari kekayaan budaya kita. Kami juga ingin menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada Lengger. Karena itu, dukungan negara, termasuk kehadiran langsung Bapak Menteri, sangat berarti bagi para seniman dan masyarakat Banyumas,” ungkap Andy.

Sementara itu, Rianto sebagai maestro Lengger yang juga terlibat dalam festival Banyumas Ngibing, menekankan pentingnya apresiasi dan penghargaan khusus bagi para pelaku budaya, khususnya maestro lokal yang telah lama berjuang menjaga tradisi.

“Banyak maestro lokal yang menyimpan pengetahuan mengenai berbagai tarian di Indonesia, termasuk Lengger, yang hingga kini belum mendapatkan perhatian. Saya berharap melalui dukungan pemerintah, kita bisa memberikan atensi khusus terhadap para maestro lokal tersebut,” jelas Rianto.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya