Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 12 Juli 2026
home global news detail berita

Menteri Kebudayaan Apresiasi Komitmen Pelestarian Lengger Sebagai Upaya Pemajuan Kebudayaan

tim langit 7 Jum'at, 25 April 2025 - 13:42 WIB
Menteri Kebudayaan Apresiasi Komitmen Pelestarian Lengger Sebagai Upaya Pemajuan Kebudayaan
LANGIT7.ID- Jakarta; Kementerian Kebudayaan mengapresiasi inisiatif dan dedikasi para pelaku seni budaya yang terus menjaga dan memajukan seni tradisi Indonesia, khususnya Tari Lengger. Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam pertemuan bersama Andy F. Noya dan maestro Tari Lengger, Rianto pada Kamis (24/4), yang secara khusus akan mengundang Menteri untuk hadir dalam festival “Banyumas Ngibing, 24 Jam Menari” di Banyumas, pada bulan Juni 2025 mendatang.

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Lengger sebagai kekayaan budaya nasional, termasuk dukungan program melalui Dana Indonesiana serta pentingnya memberikan penghargaan bagi maestro-maestro lokal.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas inisiasi yang digagas oleh Andy Noya dan Rianto. “Saya sangat mengapresiasi Mas Andy dan Mas Rianto. Keduanya adalah contoh nyata bagaimana pemajuan kebudayaan dijalankan dengan semangat kolektif dan cinta tanah air, sejalan dengan amanat Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/4/2025).

Andy Noya, yang turut terlibat pada festival ini, menyampaikan harapannya agar perhelatan ini tak hanya menjadi panggung ekspresi, tapi juga menjadi pengingat akan kekayaan budaya Banyumas dan kontribusi para penari dari berbagai daerah di Indonesia.

“Lengger adalah aset bangsa. Lewat festival Banyumas Ngibing, kami ingin membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk mencintai dan melestarikan seluruh tarian di Indonesia, termasuk Lengger. Semua ini adalah bagian dari kekayaan budaya kita. Kami juga ingin menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada Lengger. Karena itu, dukungan negara, termasuk kehadiran langsung Bapak Menteri, sangat berarti bagi para seniman dan masyarakat Banyumas,” ungkap Andy.

Sementara itu, Rianto sebagai maestro Lengger yang juga terlibat dalam festival Banyumas Ngibing, menekankan pentingnya apresiasi dan penghargaan khusus bagi para pelaku budaya, khususnya maestro lokal yang telah lama berjuang menjaga tradisi.

“Banyak maestro lokal yang menyimpan pengetahuan mengenai berbagai tarian di Indonesia, termasuk Lengger, yang hingga kini belum mendapatkan perhatian. Saya berharap melalui dukungan pemerintah, kita bisa memberikan atensi khusus terhadap para maestro lokal tersebut,” jelas Rianto.

Sebelum menutup pertemuan, Menteri Kebudayaan kembali menekankan pentingnya upaya pendokumentasian berbagai tarian tradisional Indonesia dalam bentuk buku. Menurutnya, langkah ini akan menjadi sumber referensi abadi dan berkelanjutan bagi generasi mendatang dalam memahami kekayaan budaya bangsa. Tak lupa, Menbud juga mengundang Andy Noya dan Rianto untuk dapat menyuguhkan tarian Lengger di Osaka Expo 2025.

Terakhir, dirinya menegaskan pentingnya skema bantuan Dana Indonesia yang nantinya dirancang agar dapat diakses oleh seluruh pelaku budaya. Inisiatif ini diharapkan menjadi stimulan yang mendorong para seniman dan budayawan untuk terus berkarya serta berkontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia.

"Salah satunya untuk festival Banyumas Ngibing ini. Harapannya, Dana Indonesiana dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelaku budaya di Indonesia," tutup Menbud.

Festival “Banyumas Ngibing, 24 Jam Menari” akan menjadi ruang kolaboratif bagi para penari dari berbagai daerah di Indonesia, yang mengusung semangat kebhinekaan dan pelestarian budaya. Diselenggarakan pada 2–3 Mei 2025 di Alun-alun Banyumas, Jawa Tengah, festival ini menghadirkan berbagai aktivasi budaya, termasuk pertunjukan menari tanpa henti selama 24 jam.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 12 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan