home edukasi & pesantren

Kehidupan Alam Barzakh: Seolah Berada di Sebuah Ruangan Terbuat dari Kaca

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:30 WIB
Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW juga banyak yang menjelaskan tentang alam barzakh. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Al-Qur'an tidak hanya menjelaskan tentang hari akhir, tetapi juga memberikan banyak informasi mengenai peristiwa-peristiwa menjelang dan sesudah kematian, termasuk kehidupan di alam barzakh. Kematian menjadi awal dari rangkaian hari akhir. Dalam sebuah riwayat disebutkan:

"Siapa yang meninggal, maka kiamatnya telah bangkit."

Prof Dr M Quraish Shihab dalam bukunya berjudul "Wawasan Al-Quran" menjelaskan kiamat ini disebut sebagai "kiamat kecil". Pada saat itu, orang yang meninggal dan semua yang telah wafat sebelumnya akan hidup dalam satu alam yang disebut alam barzakh. Mereka semua menanti datangnya kiamat besar, yang akan diawali dengan tiupan sangkakala pertama.

Allah SWT berfirman: "... Sehingga apabila datang kematian kepada seorang di antara mereka (yang kafir), ia berkata: 'Ya Tuhanku, kembalikanlah aku agar aku berbuat amal saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.' (Allah berfirman), 'Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu hanyalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh (pemisah) sampai hari mereka dibangkitkan." (QS Al-Mu’minun [23]: 99–100)

Baca juga: Kehidupan di Alam Barzah, Sekat antara Dunia dan Akhirat

Secara bahasa, "barzakh" berarti pemisah. Para ulama menafsirkan alam barzakh sebagai 'masa peralihan antara kehidupan dunia dan akhirat'.

Dalam kondisi ini, seseorang dapat melihat ke belakang (kehidupan dunia) dan ke depan (kehidupan akhirat), seolah berada di sebuah ruangan terbuat dari kaca: mereka melihat kita di dunia dan sekaligus menyaksikan apa yang menanti di hari kemudian.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya