Menteri Abdul Mu'ti Tegaskan CPNS Kemendikdasmen Harus RAMAH dan SANTUN
Lusi mahgriefie
Selasa, 07 Oktober 2025 - 07:05 WIB
sumber: vokasi kemendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengingatkan kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) harus bisa beradaptasi dengan cepat, sekaligus bisa menerapkan prinsi RAMAH dan SANTUN.
"Kehadiran para peserta di lingkungan birokrasi juga menjadi penanda munculnya tantangan baru. Dunia yang terus berubah cepat, perkembangan teknologi yang pesat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat menuntut ASN untuk terus beradaptasi," kata Abdul Mu'ti saat membuka Latsar CPNS Kemendikdasmen, dikutip Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan, kegiatan Latsar CPNS menjadi momentum penting bagi Kemendikdasmen dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dasar dan menengah, sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Oleh karena itu, Mendikdasmen menegaskan bahwa program Induksi merupakan langkah awal untuk menciptakan pegawai Kemendikdasmen yang RAMAH dan SANTUN, sesuai dengan nilai-nilai budaya kerja yang dijunjung tinggi di lingkungan Kemendikdasmen.
Baca juga:Sekolah Terpadu Samarinda dengan Kurikulum Bilingual Resmi Dibuka Menteri Abdul Mu'ti
RAMAH merupakan akronim dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis. Sedangkan SANTUN adalah akronim dari Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong.
Latsar CPNS ini merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berintegritas, profesional, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada kegiatan ini diadakan Induksi sebagai penguatan nilai-nilai dasar dan budaya di lingkungan Kemendikdasmen oleh Biro OSDM Kemendikdasmen bekerja sama dengan Dunamis. Sebagai salah satu rangkaian acara, Mendikdasmen juga menyematkan tanda pengenal kepada perwakilan peserta.
"Kehadiran para peserta di lingkungan birokrasi juga menjadi penanda munculnya tantangan baru. Dunia yang terus berubah cepat, perkembangan teknologi yang pesat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat menuntut ASN untuk terus beradaptasi," kata Abdul Mu'ti saat membuka Latsar CPNS Kemendikdasmen, dikutip Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan, kegiatan Latsar CPNS menjadi momentum penting bagi Kemendikdasmen dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dasar dan menengah, sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Oleh karena itu, Mendikdasmen menegaskan bahwa program Induksi merupakan langkah awal untuk menciptakan pegawai Kemendikdasmen yang RAMAH dan SANTUN, sesuai dengan nilai-nilai budaya kerja yang dijunjung tinggi di lingkungan Kemendikdasmen.
Baca juga:Sekolah Terpadu Samarinda dengan Kurikulum Bilingual Resmi Dibuka Menteri Abdul Mu'ti
RAMAH merupakan akronim dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis. Sedangkan SANTUN adalah akronim dari Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong.
Latsar CPNS ini merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berintegritas, profesional, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada kegiatan ini diadakan Induksi sebagai penguatan nilai-nilai dasar dan budaya di lingkungan Kemendikdasmen oleh Biro OSDM Kemendikdasmen bekerja sama dengan Dunamis. Sebagai salah satu rangkaian acara, Mendikdasmen juga menyematkan tanda pengenal kepada perwakilan peserta.