Kerja Sama Indonesia-Prancis, Kemendikdasmen Luncurkan Program Pelatihan Kuliner Pendidikan Vokasi
Lusi mahgriefie
Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:31 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti dan Dubes Prancis untuk Indonesia Fabien Penone saat peresmian program pelatihan kuliner. Foto: kemendidkasmen
Perkuat pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri global, menjadi komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kali ini bersama Pemerintah Prancis, Kemendikdasmen meluncurkan program pelatihan kuliner, "French Indonesian Training of Trainers (ToT) on French Cooking for Vocational Education Training".
Program yang memiliki tema "Meracik Cita Rasa Prancis, Menguatkan Pendidikan Vokasi" menjadi wujud nyata diplomasi pendidikan yang menghubungkan keahlian, budaya, dan peluang kerja lintas negara melalui pelatihan guru dan instruktur vokasi di bidang kuliner dan gastronomi.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Diksi PKPLK) dengan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Institut Français Indonesia (IFI), dan Institut Disciples Escoffier.
Diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Depok, Jawa Barat, kegiatan ini dilaksanakan mulai 13 Oktober hingga 31 Oktober 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Prancis khususnya Kedutaan Besar Prancis di Indonesia ,atas kemitraan yang terus berkembang dalam bidang pendidikan.
"Atas nama Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemendikdasmen menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Prancis atas kerja sama yang luar biasa, khususnya setelah pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron," ujar Menteri Mu'ti dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).
Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara, tetapi juga membuka jalan bagi diplomasi publik melalui pendidikan khususnya dalam bidang kuliner dan gastronomi.
Program yang memiliki tema "Meracik Cita Rasa Prancis, Menguatkan Pendidikan Vokasi" menjadi wujud nyata diplomasi pendidikan yang menghubungkan keahlian, budaya, dan peluang kerja lintas negara melalui pelatihan guru dan instruktur vokasi di bidang kuliner dan gastronomi.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Diksi PKPLK) dengan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Institut Français Indonesia (IFI), dan Institut Disciples Escoffier.
Diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Depok, Jawa Barat, kegiatan ini dilaksanakan mulai 13 Oktober hingga 31 Oktober 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Prancis khususnya Kedutaan Besar Prancis di Indonesia ,atas kemitraan yang terus berkembang dalam bidang pendidikan.
"Atas nama Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemendikdasmen menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Prancis atas kerja sama yang luar biasa, khususnya setelah pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron," ujar Menteri Mu'ti dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).
Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara, tetapi juga membuka jalan bagi diplomasi publik melalui pendidikan khususnya dalam bidang kuliner dan gastronomi.