Keluarga Miliki Peran Signifikan Dukung Kesehatan Mental
Muhammad rifai akif
Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:03 WIB
Banyak hal yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang. Foto : iStock
Jejaring sosial berbasis suara Clubhouse memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Minggu (10/10/2021) lalu. Acara yang menghadirkan pembicara dari 15 negara ini mengangkat tema "Mental Health in an Unequal World" untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental.
Kreator dari setiap negara bertujuan untuk menghadirkan percakapan yang edukatif dan inspiratif seputar kesehatan mental saat ini di Indonesia dan cara menghadapi stigma akan kesehatan mental di tengah masyarakat.
Psikolog Klinis Widya S. Sari menjelaskan banyak hal yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang. Seperti keunikan individu, interaksi dengan lingkungan, dan faktor lainnya yang menghasilkan dinamika kondisi dan gangguan yang berbeda.
"Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan mental, salah satunya dengan membangun support system dari orang-orang terdekat yang memiliki peran signifikan, dimulai dari keluarga," jelas Widya.
Baca juga : Psikolog UI : Berbelanja Baik untuk Kesehatan Mental
Pendiri Klub ‘Mental Health Indonesia’ di Clubhouse Detty Wulandari yang juga penyintas bipolar mengemukakan masyarakat Indonesia sudah cukup mendengar mengenai isu kesehatan jiwa. Namun bagaimana menghadapi stigma dan diskriminasi dari masyarakat inilah yang perlu ditingkatkan lagi.
"Termasuk bagaimana seorang penyintas, seperti saya, mengendalikan diri dan menghadapi masyarakat." kata Detty.
Kreator dari setiap negara bertujuan untuk menghadirkan percakapan yang edukatif dan inspiratif seputar kesehatan mental saat ini di Indonesia dan cara menghadapi stigma akan kesehatan mental di tengah masyarakat.
Psikolog Klinis Widya S. Sari menjelaskan banyak hal yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang. Seperti keunikan individu, interaksi dengan lingkungan, dan faktor lainnya yang menghasilkan dinamika kondisi dan gangguan yang berbeda.
"Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendukung kesehatan mental, salah satunya dengan membangun support system dari orang-orang terdekat yang memiliki peran signifikan, dimulai dari keluarga," jelas Widya.
Baca juga : Psikolog UI : Berbelanja Baik untuk Kesehatan Mental
Pendiri Klub ‘Mental Health Indonesia’ di Clubhouse Detty Wulandari yang juga penyintas bipolar mengemukakan masyarakat Indonesia sudah cukup mendengar mengenai isu kesehatan jiwa. Namun bagaimana menghadapi stigma dan diskriminasi dari masyarakat inilah yang perlu ditingkatkan lagi.
"Termasuk bagaimana seorang penyintas, seperti saya, mengendalikan diri dan menghadapi masyarakat." kata Detty.