Bagaimana Kewajiban Pemilik Usaha terhadap Karyawannya dalam Alquran?
Ahmad zuhdi
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 20:35 WIB
Ilustrasi pemilik usaha memberikan upah kepada karyawannya. (Foto: Langit7.ID/iStock)
Salah satu kewajiban pemilik usaha terhadap karyawannya adalah memberikan gaji. Struktur skala gaji bisa bervariasi sesuai dengan masa kerja, performa kinerja, dan hasil kerja (output)-nya.
Dalam istilah undang-undang tidak dikenal istilah gaji, melainkan upah. Contohnya definisi upah UU 13/2003 pasal 1 butir 30, UU 13/2003 pasal 94 menyebut Upah Pokok dan Tunjangan Tetap, Upah Minimum Provinsi, Upah Minimum Sektoral dan semacamnya yang akan memberikan implikasi pada ketaatan UU dan Peraturan Pemerintah (PP).
Baca juga:Prof Abdul Mu’ti: Digitalisasi Membawa Dampak Positif jika Dihadapi dengan Bijak
Dalam koridor syariah, istilah upah, gaji, tunjangan atau imbalan dicantumkan dalam surat Al-Kahfi, ayat 77.
فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَيَآ أَهْلَ قَرْيَةٍ ٱسْتَطْعَمَآ أَهْلَهَا فَأَبَوْا۟ أَن يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَن يَنقَضَّ فَأَقَامَهُۥ ۖ قَالَ لَوْ شِئْتَ لَتَّخَذْتَ عَلَيْهِاأَجْرًا
Latin: Fanṭalaqā, ḥattā iżā atayā ahla qaryatinistaṭ'amā ahlahā fa abau ay yuḍayyifụhumā fa wajadā fīhā jidāray yurīdu ay yangqaḍḍa fa aqāmah, qāla lau syi`ta lattakhażta 'alaihi ajrā.
Arti: Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhr menegakkan dinding itu. Musa berkata: "Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu".
Dalam istilah undang-undang tidak dikenal istilah gaji, melainkan upah. Contohnya definisi upah UU 13/2003 pasal 1 butir 30, UU 13/2003 pasal 94 menyebut Upah Pokok dan Tunjangan Tetap, Upah Minimum Provinsi, Upah Minimum Sektoral dan semacamnya yang akan memberikan implikasi pada ketaatan UU dan Peraturan Pemerintah (PP).
Baca juga:Prof Abdul Mu’ti: Digitalisasi Membawa Dampak Positif jika Dihadapi dengan Bijak
Dalam koridor syariah, istilah upah, gaji, tunjangan atau imbalan dicantumkan dalam surat Al-Kahfi, ayat 77.
فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَيَآ أَهْلَ قَرْيَةٍ ٱسْتَطْعَمَآ أَهْلَهَا فَأَبَوْا۟ أَن يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَن يَنقَضَّ فَأَقَامَهُۥ ۖ قَالَ لَوْ شِئْتَ لَتَّخَذْتَ عَلَيْهِاأَجْرًا
Latin: Fanṭalaqā, ḥattā iżā atayā ahla qaryatinistaṭ'amā ahlahā fa abau ay yuḍayyifụhumā fa wajadā fīhā jidāray yurīdu ay yangqaḍḍa fa aqāmah, qāla lau syi`ta lattakhażta 'alaihi ajrā.
Arti: Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhr menegakkan dinding itu. Musa berkata: "Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu".