PPIH: Jamaah Haji dengan Komorbid Harus Lebih Waspada
Esti setiyowati
Senin, 11 Mei 2026 - 16:12 WIB
Jamaah haji diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Foto: dok BSI.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan jamaah calon haji Indonesia untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Makkah. Jamaah diminta menjaga stamina, mengontrol penyakit bawaan (komorbid), serta tidak memaksakan diri dalam beraktivitas.
Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, menekankan bahwa adaptasi fisik sangat penting, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas ibadah di Tanah Suci cukup menguras tenaga.
Baca juga: PPIH Arab Saudi Berlakukan Sistem Satu Pintu di Terminal Ajyad, Demi Keselamatan Jemaah Indonesia
Ia menambahkan, jamaah perlu bijak mengatur energi agar tidak mengalami kelelahan yang dapat berdampak pada kesehatan dan mengganggu pelaksanaan ibadah.
"Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik," ujar Edi di Makkah pada Ahad (10/5/2026) seperti dikutip Antara.
PPIH juga menyoroti kondisi jamaah gelombang kedua yang baru tiba di Makkah melalui Jeddah. Tim kesehatan fokus memantau jamaah yang memiliki penyakit komorbid seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung agar tetap stabil selama berada di Arab Saudi.
Pengendalian penyakit penyerta dinilai sangat penting, terutama melalui kepatuhan mengonsumsi obat, menjaga pola istirahat, dan menghindari aktivitas berlebihan.
Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, menekankan bahwa adaptasi fisik sangat penting, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas ibadah di Tanah Suci cukup menguras tenaga.
Baca juga: PPIH Arab Saudi Berlakukan Sistem Satu Pintu di Terminal Ajyad, Demi Keselamatan Jemaah Indonesia
Ia menambahkan, jamaah perlu bijak mengatur energi agar tidak mengalami kelelahan yang dapat berdampak pada kesehatan dan mengganggu pelaksanaan ibadah.
"Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik," ujar Edi di Makkah pada Ahad (10/5/2026) seperti dikutip Antara.
PPIH juga menyoroti kondisi jamaah gelombang kedua yang baru tiba di Makkah melalui Jeddah. Tim kesehatan fokus memantau jamaah yang memiliki penyakit komorbid seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung agar tetap stabil selama berada di Arab Saudi.
Pengendalian penyakit penyerta dinilai sangat penting, terutama melalui kepatuhan mengonsumsi obat, menjaga pola istirahat, dan menghindari aktivitas berlebihan.