home edukasi & pesantren

Atalia Praratya Desak Pemerintah Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di NTB

Jum'at, 17 Juli 2026 - 19:27 WIB
Atalia Praratya Desak Pemerintah Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di NTB. Foto: Ist.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mendesak pemerintah mengusut tuntas kasus pembakaran tiga santri di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al-Ibrahimi NW, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa yang diduga dipicu oleh perundungan tersebut dinilai menjadi peringatan serius mengenai masih maraknya kekerasan di lingkungan pendidikan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Atalia mengungkapkan duka mendalam atas tragedi yang menewaskan satu santri, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat hingga berisiko mengalami disabilitas permanen.

Baca juga: Atalia Praratya Kecam Lagu Buatan Bupati Purwakarta: Merendahkan Perempuan!

"Satu nyawa anak bangsa telah hilang (lagi) di lingkungan pendidikan, dua lainnya luka bakar berat hingga disabilitas permanen. Tidak ada kalimat yang mampu menghapus duka keluarga," tulis Atalia, dilihat Jumat (17/7/2026).

Dalam pernyataannya, Atalia mengkhawatirkan tragedi serupa akan berulang di masa mendatang bila tidak ada pembenahan sistem perlindungan di lingkungan pendidikan.

Atalia juga meminta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk memperluas Program Sekolah Ramah Anak ke seluruh satuan pendidikan, termasuk pesantren, madrasah, seminari, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya.

Selain itu, ia meminta Kementerian Agama bersama kementerian dan lembaga terkait memperkuat supervisi serta melakukan audit berkala terhadap praktik pengasuhan dan penyelenggaraan pendidikan di seluruh lembaga pendidikan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya