AS-Israel-Arab Gelar Pertemuan Rahasia di Jerman, Demi Mendapat Lampu Hijau untuk Serang Iran
Lusi mahgriefie
Senin, 21 September 2026 - 09:12 WIB
Pertemuan rahasia AS-Israel-Arab di Jerman. Foto: Tasnim News
Amerika Serikat dilaporkan menggelar pertemuan rahasia dengan Israel dan negara-negara Arab, di Jerman. Kabarnya, melalui perkumpulan ini AS berharap mendapat lampu hijau untuk kembali melancarkan tindakan terhadap Iran.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu (20/9) oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran telah memicu pertanyaan, terkait laporan pertemuan rahasia antara para komandan militer AS, Israel, dan negara-negara Arab di Jerman.
Kelompok Analisis Perang kantor berita Tasnim melaporkan bahwa markas besar tersebut, dalam pernyataan tertanggal 20 September, memperingatkan AS dan sekutunya agar tidak melakukan tindakan permusuhan baru.
Pihaknya menyatakan bahwa Washington telah memutuskan untuk kembali melancarkan tindakan terhadap Iran dengan berbekal "lampu hijau" dari sejumlah negara di kawasan tersebut.
Baca juga:AS Tak Berkutik Kena Veto China dan Rusia Saat Ajukan Perpanjangan Sanksi Iran di PBB
"Berdasarkan informasi yang diterima, AS yang kriminal, dalam upaya menutupi kegagalannya dan meraih keuntungan semu dalam perang yang dimulai atas dasar kebohongan serta rekayasa pihak Zionis, dan terus berlanjut melalui tipu daya, telah kembali memutuskan untuk melancarkan tindakan terhadap Republik Islam Iran dengan lampu hijau dari beberapa negara kawasan, dalam sebuah pertemuan gabungan di salah satu negara Eropa," demikian bunyi pernyataan tersebut dilansir media Tasnim, Senin (21/9/2026).
Pernyataan tersebut disinyalir kemungkinan besar merujuk pada pertemuan rahasia antara para komandan militer AS, Israel, dan negara-negara Arab di Jerman yang pertama kali dilaporkan pada 15 September 2026. Pertemuan tersebut dikabarkan berlangsung sekira satu minggu sebelum informasi mengenainya terungkap ke publik.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu (20/9) oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran telah memicu pertanyaan, terkait laporan pertemuan rahasia antara para komandan militer AS, Israel, dan negara-negara Arab di Jerman.
Kelompok Analisis Perang kantor berita Tasnim melaporkan bahwa markas besar tersebut, dalam pernyataan tertanggal 20 September, memperingatkan AS dan sekutunya agar tidak melakukan tindakan permusuhan baru.
Pihaknya menyatakan bahwa Washington telah memutuskan untuk kembali melancarkan tindakan terhadap Iran dengan berbekal "lampu hijau" dari sejumlah negara di kawasan tersebut.
Baca juga:AS Tak Berkutik Kena Veto China dan Rusia Saat Ajukan Perpanjangan Sanksi Iran di PBB
"Berdasarkan informasi yang diterima, AS yang kriminal, dalam upaya menutupi kegagalannya dan meraih keuntungan semu dalam perang yang dimulai atas dasar kebohongan serta rekayasa pihak Zionis, dan terus berlanjut melalui tipu daya, telah kembali memutuskan untuk melancarkan tindakan terhadap Republik Islam Iran dengan lampu hijau dari beberapa negara kawasan, dalam sebuah pertemuan gabungan di salah satu negara Eropa," demikian bunyi pernyataan tersebut dilansir media Tasnim, Senin (21/9/2026).
Pernyataan tersebut disinyalir kemungkinan besar merujuk pada pertemuan rahasia antara para komandan militer AS, Israel, dan negara-negara Arab di Jerman yang pertama kali dilaporkan pada 15 September 2026. Pertemuan tersebut dikabarkan berlangsung sekira satu minggu sebelum informasi mengenainya terungkap ke publik.