4 Cara Terbaik Tetap Sehat dan Bugar di Usia 50 Tahun ke Atas
Muhammad rifai akif
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 12:34 WIB
Sayuran kaya akan nutrisi penting yang bisa membantu tubuh tetap sehat di usia yang tak lagi muda. Foto : LANGIT7/iStock
Tetap sehat di usia 50 tahun ke atas pastinya menjadi dambaan setiap orang, baik pria maupun wanita. Masuk usia ini merupakan pecapaian yang luar biasa, terlebih bila tetap bugar.
Namun, di rentang usia ini pula waktu dimana tubuh mulai mengalami penurunan terlebih pada kerja organ tubuh. Agar tetap fit dan sehat di usia 50 tahun, ada beberapa perubahan kecil yang bisa dilakukan seperti mengubah pola makan atau diet.
Mengutip dari halaman Healthline, Jumat (29/10/2021) berikut pola makan yang harus diubah agar dapat menikmati hari tua dengan tetap sehat :
1. Diet makanan olahan
Di usia 50 tahun ke atas, hendaknya mengurangi makanan olahan yang terlalu banyak diolah sehingga mengurangi keaslian dari bahan tersebut. Perbanyak makanan berbahan alami seperti buah dan sayuran yang segar, biji-bijian seperti gandum, beras merah atau roti gandum. Anda juga bisa tetap mengkonsumsi daging, ayam, ikan dan telur.
Baca juga : Bahagialah Pecinta Film Horor, Jeritannya Bisa Jadi Terapi Kesehatan
Hindari untuk makanan ultra olahan yang cenderung tinggi kalori, garam, lemak jenuh, dan gula. Selain itu, makanan ultra olahan juga biasanya rendah serat, vitamin, dan mineral.
Namun, di rentang usia ini pula waktu dimana tubuh mulai mengalami penurunan terlebih pada kerja organ tubuh. Agar tetap fit dan sehat di usia 50 tahun, ada beberapa perubahan kecil yang bisa dilakukan seperti mengubah pola makan atau diet.
Mengutip dari halaman Healthline, Jumat (29/10/2021) berikut pola makan yang harus diubah agar dapat menikmati hari tua dengan tetap sehat :
1. Diet makanan olahan
Di usia 50 tahun ke atas, hendaknya mengurangi makanan olahan yang terlalu banyak diolah sehingga mengurangi keaslian dari bahan tersebut. Perbanyak makanan berbahan alami seperti buah dan sayuran yang segar, biji-bijian seperti gandum, beras merah atau roti gandum. Anda juga bisa tetap mengkonsumsi daging, ayam, ikan dan telur.
Baca juga : Bahagialah Pecinta Film Horor, Jeritannya Bisa Jadi Terapi Kesehatan
Hindari untuk makanan ultra olahan yang cenderung tinggi kalori, garam, lemak jenuh, dan gula. Selain itu, makanan ultra olahan juga biasanya rendah serat, vitamin, dan mineral.