LANGIT7.ID - , Jakarta - Tetap sehat di usia 50 tahun ke atas pastinya menjadi dambaan setiap orang, baik pria maupun wanita. Masuk usia ini merupakan pecapaian yang luar biasa, terlebih bila tetap bugar.
Namun, di rentang usia ini pula waktu dimana tubuh mulai mengalami penurunan terlebih pada kerja organ tubuh. Agar tetap fit dan sehat di usia 50 tahun, ada beberapa perubahan kecil yang bisa dilakukan seperti mengubah pola makan atau diet.
Mengutip dari halaman Healthline, Jumat (29/10/2021) berikut pola makan yang harus diubah agar dapat menikmati hari tua dengan tetap sehat :
1. Diet makanan olahanDi usia 50 tahun ke atas, hendaknya mengurangi makanan olahan yang terlalu banyak diolah sehingga mengurangi keaslian dari bahan tersebut. Perbanyak makanan berbahan alami seperti buah dan sayuran yang segar, biji-bijian seperti gandum, beras merah atau roti gandum. Anda juga bisa tetap mengkonsumsi daging, ayam, ikan dan telur.
Baca juga : Bahagialah Pecinta Film Horor, Jeritannya Bisa Jadi Terapi KesehatanHindari untuk makanan ultra olahan yang cenderung tinggi kalori, garam, lemak jenuh, dan gula. Selain itu, makanan ultra olahan juga biasanya rendah serat, vitamin, dan mineral.
Meski tidak semua makanan olahan seperti itu, ada juga makanan olahan atau kalengan yang diproses minimal tapi tetap mengandung banyak nutrisi. Antara lain kacang kalengan, yoghurt, selai kacang alami, hummus, sereal, ikan kaleng, atau saus tomat yang rendah sodium.
2. Konsumsi sayuran Mengisi setengah atau sebagian piring dengan sayuran merupakan cara mudah untuk menambahkan nutrisi ekstra pada makanan. Sayuran kaya akan nutrisi penting, seperti serat, potasium, vitamin, dan antioksidan. Zat-zat tersebut sangat baik untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi di usia 50 tahun ke atas.
3. Air putih sebagai minuman utamaAsupan minuman manis biasanya dikaitkan dengan peningkatan berat badan, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Minum air putih secara teratur sebagai minuman utama dapat menurunkan asupan gula dan "kalori kosong" dari makanan dan minuman yang tidak memberikan nilai gizi.
4. Buat menu makan dalam sepekan Saat memiliki jadwal yang sibuk, merencanakan makanan menjadi cara sederhana namun sangat efektif untuk tetap dapat mengkonsumsi makanan bergizi. Sekali seminggu, cobalah untuk merencanakan makanan untuk satu pekan kedepan, dengan membuat menu atau jadwal tertulis. Serta dicatat juga perencanaan mengolah makanannya apakah dimasak, direbus, atau diolah dengan cara yang lain.
Baca juga : Konsumsi Sayur dan Buah Berpengaruh pada Kesehatan Mental AnakDengan cara-cara seperti ini, dapat membantu Anda membeli bahan makanan yang tepat juga mencegah pemborosan makanan. Selain itu manfaat lainnya adalah pencapaian tujuan kesehatan, khususnya pemenuhan nutrisi di usia yang sudah tidak muda lagi.
(est)