home edukasi & pesantren

Bersih Hati dan Bagus Akhlak Lebih Penting dari Cerdas Intelektual

Selasa, 02 November 2021 - 11:08 WIB
ilustrasi akhlakul karimah (foto: langit7.id/istock)
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mengatakan, pendidikan hati menjadi hal terpenting dalam ikhtiar membangun sumber daya manusia unggul. Banyak orang cerdas secara intelektual, namun akhlak dipertanyakan.

“Orang bisa saja hebat secara intelektual, tapi kalau dia hatinya tidak bersih, hatinya itu kotor, maka dia bisa berbuat jahat dengan kecerdasannya,” ucap Mu’ti, dikutip laman Muhammadiyah, Selasa (2/11/2021).

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 129 disebutkan tiga tujuan para nabi diutus ke muka bumi. Tiga tujuan itu yakni menyampaikan risalah, menyucikan hati manusia, dan mengajarkan kitab suci. Hikmah dalam ayat tersebut selaras dengan upaya pendidikan hati.

Baca Juga: Prof Abdul Mu'ti: Agama dan Sains Tak Dapat Dipisahkan



Demikian pula dalam Surah Al-Hajj ayat 46, Allah Ta’ala memerintahkan manusia untuk menggunakan hati di samping akal yang dimiliki untuk ikuti berpikir dan menimbang. Menurut Mu’ti, inti pendidikan ialah mencerdaskan hati. Sebab, jika hanya fokus pada kecerdasan pikiran, tak ubahnya dengan robot.

“Robot itu kan tidak ada perasaannya. Manusia itu justru menjadi manusia karena dia mempunyai rasa. Rasa itulah yang menjadikan manusia sebagai manusia, tapi rasa itu harus dibimbing oleh cahaya ilahi, sehingga kalau cahaya ilahi itu tidak ada dalam hati dan rasa manusia, maka perasaan manusia itu bisa keliru,” ucap Mu’ti.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah pendidikan akhlakul karimah abdul mu’ti
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya