Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Bersih Hati dan Bagus Akhlak Lebih Penting dari Cerdas Intelektual

Muhajirin Selasa, 02 November 2021 - 11:08 WIB
Bersih Hati dan Bagus Akhlak Lebih Penting dari Cerdas Intelektual
ilustrasi akhlakul karimah (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mengatakan, pendidikan hati menjadi hal terpenting dalam ikhtiar membangun sumber daya manusia unggul. Banyak orang cerdas secara intelektual, namun akhlak dipertanyakan.

“Orang bisa saja hebat secara intelektual, tapi kalau dia hatinya tidak bersih, hatinya itu kotor, maka dia bisa berbuat jahat dengan kecerdasannya,” ucap Mu’ti, dikutip laman Muhammadiyah, Selasa (2/11/2021).

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 129 disebutkan tiga tujuan para nabi diutus ke muka bumi. Tiga tujuan itu yakni menyampaikan risalah, menyucikan hati manusia, dan mengajarkan kitab suci. Hikmah dalam ayat tersebut selaras dengan upaya pendidikan hati.

Baca Juga: Prof Abdul Mu'ti: Agama dan Sains Tak Dapat Dipisahkan

Demikian pula dalam Surah Al-Hajj ayat 46, Allah Ta’ala memerintahkan manusia untuk menggunakan hati di samping akal yang dimiliki untuk ikuti berpikir dan menimbang. Menurut Mu’ti, inti pendidikan ialah mencerdaskan hati. Sebab, jika hanya fokus pada kecerdasan pikiran, tak ubahnya dengan robot.

“Robot itu kan tidak ada perasaannya. Manusia itu justru menjadi manusia karena dia mempunyai rasa. Rasa itulah yang menjadikan manusia sebagai manusia, tapi rasa itu harus dibimbing oleh cahaya ilahi, sehingga kalau cahaya ilahi itu tidak ada dalam hati dan rasa manusia, maka perasaan manusia itu bisa keliru,” ucap Mu’ti.

Dia mencontohkan dampak hilangnya pendidikan hati. Salah satu fitnah pada zaman ini adalah hilangnya kepakaran. Fenomena itu melahirkan banyak orang yang tidak memiliki kapasitas, namun seakan-akan otoritatif. Termasuk dalam perkara agama.

“Fitnah yang terjadi pada masa sekarang ini ketika banyak orang yang sesungguhnya tidak berilmu tapi dia berfatwa. Ketika dia berfatwa, dia bihairi-ilmin. Berfatwa tapi sesungguhnya tidak berdasar ilmu, dasarnya macam-macam, dan kemudian karena dia tidak berilmu, maka dia dhollu wa adhollu (sesat dan menyesatkan),” tutur Mu’ti.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)