Pemerintah Kota Makassar Gelar Dzikir dan Doa Bersama di HUT ke-414
Akbar Nur Qadri
Selasa, 09 November 2021 - 21:35 WIB
Pemerintah Kota Makassar menggelar Dzikir dan Doa bersama di HUT ke-414 tahun. (Foto: Istimewa)
Kota Makassar akan memperingati HUT-nya ke 414 tahun, Selasa, 9 November 2021. Menyambut usianya yang keempat abad lebih tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Dzikir dan Do'a bersama.
Dzikir dan Doa itu digelar Pemkot Makassar di Baruga Anging Mammiri, Senin (8/11) malam WIT. Kegiatan tersebut dimulai seusai Salat Magrib berjamaah yang dirangkaikan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an.
Baca juga:Wajib Dicoba, Minuman Khas Makassar Ini Ampuh Tangkal Covid-19
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto bercerita tentang 'Kota Daeng' yang lahir secara islamiyah dari Allah SWT. Dahulu kala, ketika Kota Makassar masih berada di masa kerajaan, Kesultanan Tallo-Gowa. Raja Tallo pernah bermimpi bertemu dengan sosok orang yang bersinar ketika menambatkan perahunya di sungai Jene'berang.
"Sosok bersinar itu meninggalkan tulisan ditangan sang Raja lalu menghilang. Setelah menghadap pada seorang ulama, ternyata tulisan tersebut adalah lafal dua kalimat syahadat," kata Danny.
Berawal dari mimpi itu, lanjut Danny, Raja Tallo kemudian mulai memeluk Islam dan melaksanakan Salat Jumat pertama. Hal ini juga menjadi awal terbentuknya Makassar yang diperingati setiap 9 November.
Baca juga:MUI Sulsel Keluarkan Fatwa Tentang Larangan Memberi Uang Kepada Pengemis
Dzikir dan Doa itu digelar Pemkot Makassar di Baruga Anging Mammiri, Senin (8/11) malam WIT. Kegiatan tersebut dimulai seusai Salat Magrib berjamaah yang dirangkaikan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an.
Baca juga:Wajib Dicoba, Minuman Khas Makassar Ini Ampuh Tangkal Covid-19
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto bercerita tentang 'Kota Daeng' yang lahir secara islamiyah dari Allah SWT. Dahulu kala, ketika Kota Makassar masih berada di masa kerajaan, Kesultanan Tallo-Gowa. Raja Tallo pernah bermimpi bertemu dengan sosok orang yang bersinar ketika menambatkan perahunya di sungai Jene'berang.
"Sosok bersinar itu meninggalkan tulisan ditangan sang Raja lalu menghilang. Setelah menghadap pada seorang ulama, ternyata tulisan tersebut adalah lafal dua kalimat syahadat," kata Danny.
Berawal dari mimpi itu, lanjut Danny, Raja Tallo kemudian mulai memeluk Islam dan melaksanakan Salat Jumat pertama. Hal ini juga menjadi awal terbentuknya Makassar yang diperingati setiap 9 November.
Baca juga:MUI Sulsel Keluarkan Fatwa Tentang Larangan Memberi Uang Kepada Pengemis