LANGIT7.ID, Makassar - Salah satu minuman tradisional khas Makassar, Sarabba, diyakini ampuh meminimalisir penularan virus Corona atau Covid-19 lantaran mampu meningkatkan imunitas tubuh. Pasalnya, minuman khas Makassar tersebut berbahan baku utama jahe.
Sarabba diracik dari jahe dan dicampur bahan lain seperti merica, santan dan gula aren. Sarabba juga bisa dicampurkan dengan kuning telur ayam kampung atau susu kental manis agar lebih nikmat dikonsumsi.
Baca Juga: Lounge in The Sky Tawarkan Santap Kuliner di Langit JakartaCampuran kuning telur ayam kampung juga diyakini dapat menambah kebugaran atau stamina bagi pria. Sebelumnya Tim Riset CoV-Formulasi Vaksin di Laboratorium Profesor Nidom Foundation Chaerul Anwar Nidom juga membenarkan, jahe terbukti efektif menangkal virus corona.
Bahkan minuman tradisional ini cukup mudah untuk dibuat mandiri di rumah. Cukup nikmat jika dipadukan dengan cemilan seperti gorengan dan diseruput kala hujan tiba seperti kondisi belakangan ini.
Berikut bahan dan cara membuatnya:1. Bahan - Jahe
- Merica
- Gula aren
- Gula pasir
- Santan
- Garam
- Daun pandan
- Air Putih
- Kuning telur ayam kampung
- Susu kental manis
Direkomendasikan bagi yang hendak membuat sendiri di rumah agar menyiapkan bahan sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Enam Kuliner Singapura Ala Chef Martin Praja2. Cara Membuat- Parut jahe kemudian peras (ditambahkan sedikit air saat memeras).
- Rebus air campur dengan gula aren, gula pasir, daun pandan, merica, garam, serta air perasan jahe dan masak hingga mendidih dan gula larut.
- Setelah mendidih, tambahkan santan secukupnya lalu masak kembali sampai matang dan tes rasa.
Baca Juga: Nasu Palekko, Kuliner Pedas Khas Bugis yang Naik Daun- Sarabba telur susu: Masukkan kuning telur ayam kampung dalam gelas. Aduk rata. Tuang sarabba ke dalamnya. Tambahkan susu kental manis. Aduk hingga merata.
- Sarabba original: Sarabba dihidangkan tanpa mendapat tambahan telur atau susu kental manis.
Baca Juga:
Cara Membuat Kapurung, Kuliner Bergizi Khas Palopo
Menikmati Kuliner Halal di Palembang, dari Kapal Selam hingga Mie Celor(asf)