home edukasi & pesantren

Putri Wapres: Guru Harus Kembangkan Metode Mengajar

Sabtu, 17 Juli 2021 - 11:13 WIB
ilustrasi seorang anak yang bosan belajar daring (foto: langit7.id/istock)
Guru harus memiliki metode khusus dalam mengajar, salah satunya dengan mengembangkan pendekatan bercerita. Untuk mendukung hal tersebut, makatenaga pendidik harus beradaptasi dengan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Putri Wakil Presiden RI Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin.Selain itu, kata dia, guru harus mumpuni dan inovasi metode mengajar agar sesuai dengan kondisi belajar siswa pada masa pandemi.

Pendidik harus bisa bercerita secara menarik, minimal secara lisan, akan lebih baik lagi secara tulisan. Karya cerita dalam bentuk tulisan akan menjadi penanda kemajuan zaman.

"Dengan tantangan keterbatasan ruang gerak kita saat ini, sesungguhnya merupakan kesempatan terbaik bagi para penulis cerita untuk unjuk diri membangun ruang imajinasi. Di saat para siswa tersandera belajar di rumah dan tidak boleh kemana-mana, maka waktunya kita menjemput mimpinya dengan cerita-cerita inspiratif menuju ruang imajinasi yang luasnya tiada tara," kata Azizah, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Azizah, salah satu tema yang bisa menjadi pilihan terbaik adalah cerita Islami. Melalui cerita itu, guru bisa mengasah semangat anak di tengah pandemi.

"Pun dengan adanya genre cerita Islami (ceris), kita berkesempatan membantu mereka mempersiapkan masa depannya secara optimis dan gemilang," ucapnya.

Azizah menilai merawat imajinasi anak sangat penting. Dia mengutip kata-kata Albert Einstein yang masyhur, imagination more important than knowledge (imajinasi itu lebih penting dari pengetahuan).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
edukasi teknologi pendidikan sekolah siti nur azizah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya