Kisah Mayor Laut Nabil Dirikan Pesantren Tahfidz dengan Kocek Pribadi
Muhajirin
Jum'at, 19 November 2021 - 10:00 WIB
Mayor Laut Nabil kerap mengajar Al-Quran dengan seragam lengkap (foto: dispenal)
Menjadi abdi negara bukan penghalang untuk mendidik anak-anak muda menjadi generasi rabbani. Demikian yang dilakukan Mayor Laut (P) Nabil.
Sebagai anggota TNI Angkatan Laut, Nabil merasa gusar dengan kondisi anak muda saat ini yang mulai melupakan Al-Qur'an. Banyak generasi muda yang tak lagi merindukan keberkahan kitab suci umat Islam itu.
Dia melihat banyak anak-anak saat ini lebih nyaman di depan gawai bermain game ketimbang membaca dan mendalami Al-Qur'an. Itu yang menjadi motivasi utama Nabil merintis Pesantren Tahfidz Quran, Intishorul Bahri yang berarti kejayaan di laut.
Baca Juga: Kisah Kiai Maung, Kiai Sangar Mantan Preman Dirikan Pesantren untuk Preman
"Padahal dalam agama sudah jelas kita dianjurkan untuk tetap gemar membaca Al-Qur'an," kata Nabil, dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Jumat (19/11/2021).
Sebagai anggota TNI Angkatan Laut, Nabil merasa gusar dengan kondisi anak muda saat ini yang mulai melupakan Al-Qur'an. Banyak generasi muda yang tak lagi merindukan keberkahan kitab suci umat Islam itu.
Dia melihat banyak anak-anak saat ini lebih nyaman di depan gawai bermain game ketimbang membaca dan mendalami Al-Qur'an. Itu yang menjadi motivasi utama Nabil merintis Pesantren Tahfidz Quran, Intishorul Bahri yang berarti kejayaan di laut.
Baca Juga: Kisah Kiai Maung, Kiai Sangar Mantan Preman Dirikan Pesantren untuk Preman
"Padahal dalam agama sudah jelas kita dianjurkan untuk tetap gemar membaca Al-Qur'an," kata Nabil, dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Jumat (19/11/2021).