home global news

Covid-19

Apakah Omicron Lebih Parah dari Varian Delta?

Senin, 29 November 2021 - 14:53 WIB
Suasana pasar tradisional di Afrika saat pandemi COVID-19. Foto: LANGIT7/iStock
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan pembaruan sains mengenai varian virus corona baru, Omicron yang menyebabkan kekhawatiran global dan memicu peningkatan larangan penerbangan di negara-negara Afrika Selatan.

Para ahli dari badan kesehatan PBB mengatakan para peneliti di Afrika Selatan dan di seluruh dunia saat ini sedang melakukan penelitian untuk lebih memahami aspek Omicron. Tetapi sampai sekarang, tidak jelas apakah itu varian ini lebih menular dibandingkan dengan varian lain, termasuk Delta.

Baca juga: Tiga Orang Terindikasi Omicron, Australia Tinjau Pembukaan Perbatasan

“Jumlah orang yang dites positif telah meningkat di wilayah Afrika Selatan yang terkena varian ini, tetapi studi epidemiologi sedang dilakukan untuk memahami apakah itu karena Omicron atau faktor lain” kata Tim Penasihat Teknis WHO tentang Evolusi Virus (TAG-VE) dalam sebuah pernyataan.

Tim tersebut juga menyoroti bahwa tidak jelas apakah infeksi dengan Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan infeksi dengan varian lain.

“Sementara data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, ini mungkin karena meningkatnya jumlah total orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik dengan Omicron”, kata para ahli seperti dilansir dari Saudi Gazette, Senin (29/11/2021).

Mereka menambahkan bahwa saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa Omicron menyebabkan gejala COVID-19 yang berbeda.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 omicron afrika selatan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya