Tafsir Al Baqarah Ayat 45: Sabar dan Shalat Saat Hadapi Musibah
Fajar adhitya
Senin, 06 Desember 2021 - 12:30 WIB
Ilustrasi sabar dan shalat saat menghadapi musibah. Foto: iStock.
Gunung Semeru di Jawa timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) siang. Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 13 orang meninggal dan 41 orang mengalami luka bakar.
Tokoh nasional, tokoh politik, lembaga, ormas, dan masyarakat luas menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang sedang terjadi. Masyarakat berdoa agar yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan warga terdampak dikuatkan dalam menghadapi musibah.
Musibah, cobaan, dan kesulitan adalah keniscayaan dalam kehidupan di dunia. Allah menghendaki agar berbagai musibah dan cobaan itu dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Baca Juga:Surat Al Mulk Ayat 15: Anjuran dan Tuntunan Rekreasi dalam Islam
Sabar dan shalat adalah perlindungan utama bagi seorang muslim ketika menghadapi musibah. Bersikap sabar ketika menghadapi musibah berarti berupaya semaksimal mungkin menyelamatkan diri, tidak panik, tenang, dan penuh perhitungan serta tawakal mengantisipasi secara lebih tepat berdasar pengalaman.
Firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 45:
وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ
Tokoh nasional, tokoh politik, lembaga, ormas, dan masyarakat luas menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang sedang terjadi. Masyarakat berdoa agar yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan warga terdampak dikuatkan dalam menghadapi musibah.
Musibah, cobaan, dan kesulitan adalah keniscayaan dalam kehidupan di dunia. Allah menghendaki agar berbagai musibah dan cobaan itu dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Baca Juga:Surat Al Mulk Ayat 15: Anjuran dan Tuntunan Rekreasi dalam Islam
Sabar dan shalat adalah perlindungan utama bagi seorang muslim ketika menghadapi musibah. Bersikap sabar ketika menghadapi musibah berarti berupaya semaksimal mungkin menyelamatkan diri, tidak panik, tenang, dan penuh perhitungan serta tawakal mengantisipasi secara lebih tepat berdasar pengalaman.
Firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 45:
وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ