home lifestyle muslim

Begini Komentar Ustaz Jeje Soal Masuknya Bulan Jumadil Awal

Senin, 06 Desember 2021 - 20:04 WIB
Ketua MUI KH Jeje Zaenudin (kanan) dan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat al-Ustaz Amin Muchtar (kiri) di sela-sela acara Ijtima Ulama MUI. Foto: Istimewa.
Pesan berantai yang menyebutkan keutamaan memberitakan datangnya bulan Jumadil Awal adalah hadits palsu. Artinya, keutamaan tersebut tidak berasal dari Rasulullah dan hanya dikarang-karang saja.

“Sepanjang penelitian para ulama pakar hadits, tidak didapatkan keterangan yang sahih tentang keutamaan yang khusus bulan Jumadil Awal apalagi keutamaan memberitakannya,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ustaz Jeje Zaenudin, saat dihubungi LANGIT7.ID, Senin (6/12/2021).

Pesan berantai yang dimaksud, yakni “Mulai malam ini (ba'da Maghrib sudah masuk satu Jumadil Awal, Rasulullah bersabda "Barang siapa yang memberitahukan berita satu Jumadil Awal kepada yang lain, maka haram api neraka baginya.”

Baca Juga:Soal Pesan Berantai Masuknya Jumadil awal, Ini Kata Ulama

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) ini menjelaskan, kalimat “maka haram api neraka baginya” adalah pernyataan yang berlebihan. Kalimat tersebut mengindikasikan bahwa dalil pesan tersebut bukan sabda Rasulullah.

“Jika diperhatikan redaksi dari keterangan tentang keutamaan pemberitahuan jumadil ula dapat mengharamkan ia dari neraka, jelas berlebihan yang mengindikasikan bahwa itu bukan sabda Rasulullah alias hadits maudhu' (hadits palsu),” jelas Ustaz Jeje.

Baca Juga:Bolehkah Korban Pemerkosaan Lakukan Aborsi? Begini Pendapat Ulama
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ketua mui jeje zaenudin jumadil awal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya