Tak Hanya Ajarkan Kesederhanaan, di Pesantren Juga ada Guyon Ilmiah
Muhajirin
Sabtu, 11 Desember 2021 - 23:08 WIB
Presiden Joko Widodo sedang bercanda dengan santri (Dok Biro Setpres)
Pondok pesantren hadir sebagai solusi pendidikan di Tanah Air. Pesantren tak hanya mengajarkan kesederhanaan, namun banyak aktivitas ilmiah yang bisa memperkaya intelektualitas para santri.
Di sisi lain, pesantren menekankan aspek spiritual, sehingga para santri memiliki kehidupan yang lekat pada nilai-nilai agama. Setidaknya, pesantren menjadi tempat kaderisasi anak bangsa agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengakui hal itu. Dalam sebuah bincang-bincang santai dengan Prof Quraish Shihab yang dipandu Najwa Shihab di kanal youtube Narasi TV, Gus Baha menceritakan kelebihan pondok pesantren dibanding lembaga pendidikan lain.
Baca Juga: Pesantren Jadi Tempat Ideal Pembinaan Karakter, Begini Kata Presiden Jokowi
Dalam perbincangan itu, Prof Quraish Shihab menceritakan pengalamannya saat mondok selama dua tahun dan mengenyam pendidikan belasan tahun di Kairo, Mesir. Ia memiliki hubungan erat dengan para kiai hingga habaib.
Hal paling berkesan bagi sosok Quraish Shihab adalah keikhlasan para guru pesantren yang menegur tanpa marah dan mengajar tanpa pamrih. Gus Baha lalu menambahkan, ada rasa yang masih orisinil dalam pesantren yang masih ada hingga saat ini.
Di sisi lain, pesantren menekankan aspek spiritual, sehingga para santri memiliki kehidupan yang lekat pada nilai-nilai agama. Setidaknya, pesantren menjadi tempat kaderisasi anak bangsa agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengakui hal itu. Dalam sebuah bincang-bincang santai dengan Prof Quraish Shihab yang dipandu Najwa Shihab di kanal youtube Narasi TV, Gus Baha menceritakan kelebihan pondok pesantren dibanding lembaga pendidikan lain.
Baca Juga: Pesantren Jadi Tempat Ideal Pembinaan Karakter, Begini Kata Presiden Jokowi
Dalam perbincangan itu, Prof Quraish Shihab menceritakan pengalamannya saat mondok selama dua tahun dan mengenyam pendidikan belasan tahun di Kairo, Mesir. Ia memiliki hubungan erat dengan para kiai hingga habaib.
Hal paling berkesan bagi sosok Quraish Shihab adalah keikhlasan para guru pesantren yang menegur tanpa marah dan mengajar tanpa pamrih. Gus Baha lalu menambahkan, ada rasa yang masih orisinil dalam pesantren yang masih ada hingga saat ini.