home edukasi & pesantren

Begini Cara Mendidik Santriwati di Pondok Pesantren

Senin, 13 Desember 2021 - 07:33 WIB
Ilustrasi santriwati (foto: gontor.ac.id)
Pondok Pesantren memiliki sistem pendidikan 24 jam tanpa henti. Semua kegiatan santri berada di bawah pengawasan seorang kiai sebagai pengasuh dibantu para ustadz. Dalam perkembangannya, banyak pesantren yang membangun pondok khusus untuk putra dan putri.

Cara ini merupakan upaya memberikan pendidikan terbaik kepada santri. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pengawasan keseharian dan memfokuskan metode pembimbingan yang dipakai oleh pengurus pesantren.

Nah, mendidik santri putri tentu berbeda dengan santri putra. Santriwati merupakan investasi terbesar bagi orang tua untuk masa depan agama dan bangsa. Wanita merupakan tumpuan sebuah negara. Jika wanita baik, maka baik pula generasi negara itu.

Hal itu bisa dilihat dari wanita surga yang disebutkan dalam Al-Qur’an, yakni Maryam. Maryam lahir dari rahim wanita shaleh, yakni Hannah istri Imran. Metode pendidikan Hannah bisa menjadi contoh model pendidikan santri putri di pondok pesantren saat ini. Dia menitipkan Maryam kepada Nabi Zakaria AS.

Siapa yang tak kenal keshalehan Zakaria? Melalui Zakaria, Allah menjadikan Maryam sebagai wanita shalehah. Dari rahimnya, lahir Isa AS, seorang Nabi yang menyebarkan nilai-nilai tauhid kepada umat manusia. Sebuah konsep yang kemudian dilanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Ia menjadi salah satu contoh betapa pentingnya mendidik anak perempuan sedari dini. Anak perempuan mesti dikenalkan dengan nilai-nilai Islam agar bisa menjadi madrasah bagi generasi penerus bangsa kelak. Sama halnya Maryam yang mendidik Nabi Isa. Atau pun Ibunda Khadijah yang selalu menemani baginda Nabi Muhammad.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya), salah satu pendidikan utama bagi seorang santriwati adalah mengajari mereka Al-Qur’an. Di Pesantren Al-Bahjah, santriwati dipersiapkan sebagai penghafal Al-Qur’an yang akan mengerti isi kitab suci itu dan memahami syariat Nabi Muhammad SAW.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren buya yahya santri putri santriwati
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya