Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Begini Cara Mendidik Santriwati di Pondok Pesantren

Muhajirin Senin, 13 Desember 2021 - 07:33 WIB
Begini Cara Mendidik Santriwati di Pondok Pesantren
Ilustrasi santriwati (foto: gontor.ac.id)
LANGIT7.ID, Cirebon - Pondok Pesantren memiliki sistem pendidikan 24 jam tanpa henti. Semua kegiatan santri berada di bawah pengawasan seorang kiai sebagai pengasuh dibantu para ustadz. Dalam perkembangannya, banyak pesantren yang membangun pondok khusus untuk putra dan putri.

Cara ini merupakan upaya memberikan pendidikan terbaik kepada santri. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pengawasan keseharian dan memfokuskan metode pembimbingan yang dipakai oleh pengurus pesantren.

Nah, mendidik santri putri tentu berbeda dengan santri putra. Santriwati merupakan investasi terbesar bagi orang tua untuk masa depan agama dan bangsa. Wanita merupakan tumpuan sebuah negara. Jika wanita baik, maka baik pula generasi negara itu.

Hal itu bisa dilihat dari wanita surga yang disebutkan dalam Al-Qur’an, yakni Maryam. Maryam lahir dari rahim wanita shaleh, yakni Hannah istri Imran. Metode pendidikan Hannah bisa menjadi contoh model pendidikan santri putri di pondok pesantren saat ini. Dia menitipkan Maryam kepada Nabi Zakaria AS.

Siapa yang tak kenal keshalehan Zakaria? Melalui Zakaria, Allah menjadikan Maryam sebagai wanita shalehah. Dari rahimnya, lahir Isa AS, seorang Nabi yang menyebarkan nilai-nilai tauhid kepada umat manusia. Sebuah konsep yang kemudian dilanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Ia menjadi salah satu contoh betapa pentingnya mendidik anak perempuan sedari dini. Anak perempuan mesti dikenalkan dengan nilai-nilai Islam agar bisa menjadi madrasah bagi generasi penerus bangsa kelak. Sama halnya Maryam yang mendidik Nabi Isa. Atau pun Ibunda Khadijah yang selalu menemani baginda Nabi Muhammad.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya), salah satu pendidikan utama bagi seorang santriwati adalah mengajari mereka Al-Qur’an. Di Pesantren Al-Bahjah, santriwati dipersiapkan sebagai penghafal Al-Qur’an yang akan mengerti isi kitab suci itu dan memahami syariat Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Luar Biasa, Santriwati Ini Bisa Hafalkan 30 Juz Al-Quran dalam 1,5 Bulan

“Itu saja tujuan kita,” kata Buya Yahya melalui kanal youtube Al-Bahjah TV, dikutip Senin (13/12/2021).

Untuk mencapai tujuan itu, Buya Yahya menekankan agar para santriwati menggunakan waktu sebaik mungkin. Ia tak ingin waktu mereka sia-sia. Atas dasar itu, Buya Yahya juga tak pernah mengikutkan para santrinya mengikuti perlombaan hafalan Al-Qur’an.

Ia tidak menolak lomba hafalan Qur’an, hanya saja Buya Yahya berpikiran berbeda. Ia tak ingin waktu para santri tersita dengan acara demikian. Padahal, waktu mereka mendalami Al-Qur’an di pondok pesantren sangat terbatas.

“Kami tidak tega jika banyak waktu santri kami tersita. Misalnya sudah dapat juara se-Kecamatan, berapa hari dia harus di situ? Dia harus menginap di tempat lomba. Yang lain sudah menjadi ulama, dia cuma menjadi qari pada akhirnya. Jadi, yang laki-laki pun tidak kita izinkan ikut,” ucap Buya Yahya.

Sebagai gantinya, Buya Yahya memberikan ujian hafalan Al-Qur’an di Pesantren Al-Bahjah. Selain menguatkan hafalan para santri, ujian itu juga sebagai langkah awal untuk memasuki kelas khusus.

“Mereka akan dites di pondok tentang hafalannya agar kuat. Setelah lulus, kita masukkan ke kelas khusus untuk belajar syariah, ini sering disebut kelas Tahfidz Plus,” tuturnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)