home global news

Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34

KH Miftachul Akhyar Terpilih Kembali sebagai Rais Aam PBNU

Jum'at, 24 Desember 2021 - 05:50 WIB
Rais Aam PBNU 2021-2026 KH Miftachul Akhyar (Dok Biro Setpres)
Teka-teki Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terjawab sudah. KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. Keputusan itu ditetapkan melalui musyawarah mufakat sembilan Anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa).

Sebelum terpilih sebagai Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar merupakan pejabat sementara Rais Aam melanjutkan kepemimpinan KH Ma'ruf Amin yang mengundurkan diri pada 22 September 2018 lalu. Ia juga pernah menjabat sebagai Rais Aam PWNU Jawa Timur dua periode dan Rais Syuriyah PCNU Surabaya. Kini, KH Miftachul Akhyar juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Keputusan pemilihan KH Miftachul Akhyar ditetapkan pada Sidang Pleno IV di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila) pada Kamis (23/12/2021) malam.

"Alhamdulillah Ahwa bahwa yang menjadi Rais Aam untuk PBNU 2021-2026 al mukarram KH Miftachul Akhyar," kata KH Zainal Abidin, salah satu anggota Ahwa.

Musyawarah dilakukan dengan penuh keakraban, kekeluargaan, keadaban, sopan santun, dan akhlak. Musyawarah tersebut dipimpin KH Ma'ruf Amin.

KH Miftachul diharapkan fokus pada pembinaan dan pengembangan NU ke depan. Kemudian, pertimbangan para anggota Ahwa agar saat muncul calon ketua tanfidziyah diharapkan Rais Aam menerima semua bakal calon itu.

Baca Juga: Masa Kecil dan Kiprah Ketua MUI KH Miftachul Akhyar
Berita Terkait
Berita Lainnya