10 juara asal Indonesia bersinar di Kompetisi Kaligrafi Internasional IRCICA ke-13. Menbud Fadli Zon beri penghargaan dan dorong seni Islam lewat pesantren.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengimbau orang tua khususnya ayah, hadir dan mengantarkan anak-anak pada hari pertama masuk sekolah
Dalam tradisi Indonesia, seserahan menjadi simbol janji, pengikat antara dua keluarga, dan diwarnai gengsi. Namun, secara fikih, para ulama berbeda pandangan apakah seserahan yang sudah diterima bisa diminta kembali.
Aksi seorang pemain opera yang mengibarkan bendera Palestina di atas panggung Il Trovatore, memicu perkelahian di Royal Opera House, London, pada Sabtu (19/7/2025).
Potensi wakaf Indonesia tembus Rp400 triliun per tahun. BWI ajak kolaborasi nasional agar wakaf produktif bisa dongkrak ekonomi umat dan hilangkan kemiskinan.
Indonesia U-23 hanya butuh imbang untuk lolos ke semifinal AFF U-23 2025. Malaysia butuh menang dan berharap Filipina terpeleset. Simak skenario lengkapnya!
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak semua satuan Pendidikan atau sekolah di seluruh Indonesia, untuk bersama-sama melakukan Pertemuan Pagi Ceria saat peringatan Hari Anak Nasional, Rabu 23 Juli mendatang.
Event lari Adfuntorace 2025 memberikan pengalaman berbeda dalam menikmati lari di Kebun Baya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur,. Dengan tema The Magical Wild,
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengajak lebih dari 400 anak nonton bareng film Jumbo, di bioskop.
Sebanyak 1.272 anak binaan pemasyarakatan diusulkan mendapatkan remisi pada peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli 2025. Hal tersebut disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imigrasi), Agus Andrianto.
Pemerintah resmi menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025.
Hari Anak Nasional jatuh pada Rabu, 23 Juli 2025 dan akan diperingati secara desentralistik di seluruh sekolah di Indonesia, agar lebih banyak anak dapat terlibat langsung tanpa harus datang ke satu lokasi pusat. Serta tak lupa untuk menghidupkan kembali permainan tradisional.