Kisah: Seruan Khalifah Umar Saat Madinah Diguncang Gempa
fajar adhityaSabtu, 15 Januari 2022 - 08:33 WIB
Rumah rusak di Pandeglang akibat gempa siang ini, Jumat 14/1 (foto: Dok. BNPB).
LANGIT7.ID, Jakarta - Gempa bumi pernah terjadi di masa kekhalifahan Umar bin Khaththab. Bumi yang bergetar menggemparkan masyarakat muslim di kota pusat kekhalifahan.
Sayyidina Umar lalu menghampiri kerumunan masyarakat yang sedang dilanda panik. Khalifah yang terkenal akan ketegasan dan kelembutan hatinya itu menyerukan, “Wahai manusia…. Apa ini? Alangkah cepatnya perbuatan maksiat yang kalian lakukan?”
Maksud Sayyidina Umar ialah, alangkah cepatnya muslimin melakukan perbuatan buruk padahal kubur nabi masih basah. Zaman Rasulullah baru hitungan tahun, namun penduduk Madinah telah berbuat maksiat kepada Allah.
Sayyidina Umar mengatakan, “Sesungguhnya gempa tidak akan terjadi di suatu negeri melainkan sebab banyaknya zina dan riba.”
Sayyidina Umar pun mengancam akan meinggalkan Madinah bila terjadi gempa lagi. Khalifah meyakini, gempa melanda Madinah karena maksiat yang dilakukan penduduknya.
“Jika Madinah kembali gempa maka aku tidak akan berada di tengah-tengah kalian”. Ibnu Abbas mengatakan: tidak terjadi gempa kedua pada masa Umar sehingga ia wafat.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”