LANGIT7.ID, Jakarta - Masyarakat di Indonesia yang mayoritas Muslim kerap mengucapkan hal sederhana yang dianggap sebagai doa ketika menjenguk orang sakit. Misal hanya sebatas perkataan 'Semoga Cepat Sembuh'.
Padahal kita sebagai ummat Muslim mesti menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai teladan dalam setiap sikap dan perilaku, termasuk ketika menjenguk orang sakit.
Melansir laman resmi NU Online, Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar mengutip sejumlah riwayat yang menceritakan Rasulullah saat menjenguk sahabatnya yang sakit.
Adapun salah satu doa kesembuhan yang dibaca Rasulullah yakni:
Doa ini dibacakan Nabi Muhammad seperti diriwayatkan dalam hadist Bukhari dan Muslim dari Aisyah. Lalu dalam riwayat lain, Rasulullah membaca doa ketika meruqyah salah seorang sahabat dengan bacaan:
Abu Dawud dan At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan baca doa berikut ini sebanyak 7 kali di hadapan orang yang sakit. Dengan doa ini, Allah diharapkan mengangkat penyakit yang diderita orang tersebut.
"As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka."
Ada juga doa yang dibaca oleh Rasulullah ketika menjenguk sahabat Salman Al-Farisi sebagaimana riwayat Ibnu Sunni berikut:
"Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika."
Adapun doa lain yang pernah dibaca Nabi Ayub ketika sedang menderita penyakit tercantum dalam Al-Quran, surah Al-Anbiya ayat 84:
"Robbi annī massaniyaḍ-ḍurru wa anta ar-ḥamur-rāḥimīn."