LANGIT7.ID - , Jakarta - Vaksinasi dosis tambahan atau booster sifatnya sama seperti jenis vaksin lainnya, aman untuk digunakan. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan, Dr. Siti Nadia Tarmizi, vaksinasi booster juga aman untuk ibu hamil.
"Misalnya, pada waktu vaksinasi dosis pertama kedua dia belum hamil tapi kemudian bulan Januari contohnya hamil, jika usia kehamilannya sudah lebih dari 13 minggu maka ia bisa mendapatkan vaksinasi Booster dan itu aman menggunakan, Pfizer, Moderna ataupun AstraZeneca," kata dr Nadia saat acara pembukaan Sentra Vaksin di Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Baca juga: Efektifkah Vaksinasi pada Anak? Ini Kata Dokter SpesialisTerkait efek samping yang mungkin ditimbulkan pada ibu hamil, Nadia mengatakan setiap dosis tentu memiliki efek samping. Hanya saja reaksi yang ditimbulkan pada setiap orang berbeda.
"Jadi efek samping itu tetap ada, sudah kita ketahui saat uji klinis. Tetapi manfaat daripada vaksinasi jauh lebih besar daripada kemungkinan efek samping itu," ucapnya.
Nadia juga menegaskan vaksin Covid-19 sampai saat ini tidak berpengaruh pada janin yang dikandung.
Baca juga: Pemprov DKI Kerahkan 11 Bus Sekolah Percepat Sebaran VaksinasiTerlepas dari itu, Nadia menjelaskan pemberian vaksinasi booster ini prinsipnya adalah memperkuat. Sehingga diberikan untuk kelompok yang paling banyak terinfeksi virus yaitu usia 18 tahun ke atas yang sudah lengkap dosis primer.
"Anak-anak hanya 12 persen, karena respon imun dan kekebalan tubuhnya masih kuat. Bahkan, laporan kasus Omicron kepada anak-anak, untuk saat ini belum ada," tandas Nadia.
(est)