LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Markaz Takwinil Ulama Mauritania, Syaikh Muhammad Al-Hasan Walad Ad-Dadu Asy-Syinqithi, memberikan rekomendasi kitab fikih bagi para pelajar yang baru memulai belajar fikih.
Menurut Syaikh Hasan, belajar ilmu fikih sangat penting bagi setiap muslim. Sebab, fikih bersinggungan dalam kehidupan sehari-hari setiap orang, mulai sejak lahir hingga meninggal dunia. Maka itu, penting bagi setiap orang memiliki rujukan fikih.
Jika tinggal di negara yang berpenduduk Mazhab Hanbali, maka bisa mulai belajar kitab Al-Umdah karya Ibnu Qudamah Al-Maqdisi. Itu adalah kitab ringkasan dalam hal fikih. Jika sudah mempelajari itu, maka bisa mempelajari Az-Zadul Mustaqni atau Daliluth Thalib.
"Lalu, (jika) berada di negara yang bermazhab Hanafi misalnya, ia bisa memulai dengan kitab Al-Quduri atau dengan Manzhumah-nya. Setelah itu bisa dengan kitab Al-Hidayah," kata Syaikh Hasan melalui akun
@manhaj.ahlussunnah, dikutip Senin (24/1/2022).
Jika tinggal di negara berpenduduk Mazhab Syafi'i, maka mulai belajar dengan Kitab Mukhtashar Abu Syuja' atau yang lebih ringkas seperti At-Taqrib. Setelah itu, baru mempelajari Kitab Minhajul Thalibin karya Imam Nawawi. Setelah itu ke kitab At-Tanbih karya Asy-Syirazi.
"Jika berada di negara bermazhab Maliki, maka pada tahap awal butuh kitab-kitab ringkasan yang terkait dengan hukum shalat dan ibadah-ibadah khusus seperti Mukhtashar Al-Akhdhari atau Manzhumah Ibnu 'Asyir. Kemudian bisa memulai dengan Risalah Ibnu Abi Zaid Al-Qayrawani," kata Syaikh Hasan.
(jqf)