LANGIT7.ID - , Jakarta - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Arzetti Bilbina mendorong pemerintah untuk terbuka dalam ketersediaan vaksin halal dan keterbukaan kandungan zat yang ada di dalam vaksin.
"Tidak hanya terbuka terhadap ketersediaan vaksin halal, tetapi juga terkait kandungan zat yang ada di dalam vaksin. Supaya masyarakat mendapatkan edukasi yang benar terkait vaksin," kata Arzeti.
Baca juga: Sentra Vaksin Hadir untuk Percepatan Pemulihan Aktivitas AnakHal tesebut disampaikan Arzeti dan anggota FPKB lain yakni Marwan Dasopang dan Nur Nadlifah saat menerima hasil kajian vaksin halal dari Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (26/1/2022).
Sedangkan pihak YKMI dipimpin Direktur Eksekutif Ahmad Himawan dan Sekretaris Eksekutif Fat Haryanto.
Nur Nadlifah yang juga anggota Komisi IX menyampaikan agenda yang disampaikan YMKI sama dengan agenda yang sedang mereka perjuangkan.
"Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran YKMI, karena isu vaksin halal ini sangat penting dan kebetulan tengah menjadi konsen Komisi IX. Kami di Komisi IX DPR bersepakat telah membentuk Panitia Vaksin," jelas Nadlifah.
Dia meminta masukan-masukan pertanyaan dan bahan hasil kajian dari YKMI yang nantinya akan dibawa ke rapat panja vaksin.
"Kami berharap mendapatkan masukan-masukan kajian dari YKMI yang nantinya akan kami bawa dalam rapat panja," ujarnya.
Sementara itu, Marwan Dasopang mengapresiasi kehadiran YKMI dalam audiensi itu.
Baca juga: Kebijakan Vaksin Booster, Netty: Prioritaskan Daerah yang Vaksin Awalnya Belum 70 Persen(Sumber: Antaranews)
(est)