LANGIT7.ID, Jakarta - Kasus Covid-19 di Indonesia hingga kini masih belum ada tanda-tanda penurunan. Malah sebaliknya, kemarin angka kasus baru menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI Jumat (23/7/2021) yang dipublikasikan di laman resmi lembaga, hingga pukul 12.00 WIB, tercatat 49.071 kasus baru. Sementara kasus kematian mencapai rekor 1.566 orang.
Masih menurut data Kemenkes, wilayah kota dan kabupaten di Indonesia semua masuk zona merah. Meski demikian ada dua zona dinyatakan hijau di RI.
Berdasarkan data pemerintah, zona hijau Covid-19 di Indonesia dibagi menjadi dua kategori. Pertama, wilayah yang dulunya pernah ada kasus corona, tapi dalam empat minggu terakhir tak ada kasus penularan lagi dan angka kesembuhannya di atas 95%.
Kedua yakni wilayah yang belum pernah terdampak Covid-19 sama sekali.
Berikut adalah daftarnya, dikutip dari covid19.go.id:
Zona tidak ada kasus: Papua Barat: Pegunungan Arfak.
Zona tidak terdampak: Papua: Dogiyai
Data Versi WHOWHO memiliki data sendiri tentang situasi di Indonesia. Berdasar laporan tiap pekan yang (terkini) terbit 21 Juli lalu "The External Situation Report in Indonesia" bahwa rata-rata wilayah RI merupakan zona merah.
Laporan tersebut mengungkap terhitung sejak tanggal 12 hingga 18 Juli, 32 dari 34 provinsi semuanya mengalami kenaikan kasus. Bahkan, 17 provinsi mengalami kenaikan hingga 50%.
Enam provinsi bahkan naik 150% lebih. Mereka adalah Banten (540%), Sumatera Utara (238%), Papua (233%), Kalimantan Selatan (196%), Jawa Timur (187%) dan Jambi (152%).
Adakah zona hijau? Dalam peta WHO tak ada zona hijau, melainkan kuning (konfirmasi kasus 101-500), oranye (501-1000) dan merah (di atas 1000).
Hanya ada satu wilayah yang masuk kategori kuning di Indonesia menurut WHO. Wilayah itu adalah Aceh
(arp)