Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita
Hari Kanker Sedunia

Angkat Isu Pemerataan Akses Pelayanan Kanker yang Bermutu

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 04 Februari 2022 - 09:12 WIB
Angkat Isu Pemerataan Akses Pelayanan Kanker yang Bermutu
Ilustrasi tenaga medis dalam pelayanan kanker. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang angkanya setiap tahun terus bertambah. Di tahun 2021 saja diperkirakan 20 juta orang terdiagnosa kanker dan 10 juta diantaranya meninggal dunia.

Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa dekade ke depan. Namun, semua kanker dapat diobati dan banyak cara untuk pencegahan juga kesembuhan.

Baca juga: Angka Kematian Tinggi, Lebih dari 30 Ribu Orang di Indonesia Didiagnosa Kanker Paru

Melansir dari World Health Organization (WHO), perawatan dan pengobatan kanker saat ini masih belum merata. Perbedaan paling jelas terlihat di antara negara-negara berpenghasilan tinggi dan rendah.

Dilaporkan bahawa lebih dari 90 persen negara berpenghasilan tinggi menyediakan pengobatan yang komprehensif namun negara berpenghasilan rendah hanya mampu menyediakn 15 persen.

Dari survei yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO) ditemukan bahwa layanan kanker mencangkup skema pembiayaan kesehatan pemerintah terbesar di suatu negara di sekitar 37% negara berpenghasilan rendah dan menengah, dibandingkan dengan setidaknya 78% negara berpenghasilan tinggi.

Artinya diagnosis kanker berpotensi mendorong keluarga ke dalam kemiskinan. Terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan pandemi Covid-19 memperburuk kondisi tersebut.

Meskipun begitu, WHO telah berusaha memberikan alat perawatan kanker berkualitas tinggi kepada negara-negara yang masih belum terjangkau.

Upaya ini dilakukan dengan memfokuskan pada kanker payudara, yang sekarang menjadi kanker paling umum, kanker serviks, yang dapat dihilangkan, dan kanker anak.

Baca juga: Hilangkan Bau Mulut, Paru-paru Hitam dan Cegah Kanker dari Satu Buah Ini

Fokus untuk masing-masing inisiatif ini adalah negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana keuntungan kesehatan masyarakat terbesar akan dibuat.

Karena itu, dalam menyambut hari Kanker Sedunia yang pada tanggal 4 Februari, WHO mengangkat tema "Close The Care Gap". Makna dari tema tersebut adalah pemerataan akses pelayanan kanker yang bermutu.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan kondisi geografis dan lainnya, Indonesia berpotensi memunculkan kesenjangan dalam memberikan dan mendapatkan layanan kanker.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)