LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Agama lewat Unit Percetakan Alquran (UPQ) menargetkan 820 ribu Alquran tercetak pada 2022. Jumlah tersebut terbagi atas tiga tipe, yaitu Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia, Mushaf Al-Qur'an dan Terjemahnya, serta Juz ‘Amma terjemah.
“820 ribu eksemplar dengan rincian 300 ribu Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia, 20 ribu Mushaf Al-Qur'an dan Terjemahnya, serta 500 ribu Juz ‘Amma terjemah,” kata Kepala Unit Percetakan Alquran (UPQ), Jamaludin M. Marki dikutip keterangan media, Jumat (4/2/2022).
Pria yang akrab disapa Jamal mengatakan, UPQ juga akan mencetak Alquran terjemah versi penyempurnaan tahun 2019. Artinya, proses naskah Alquran terjemah versi penyempurnaan dilakukan oleh Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) bersama para pakar tafsir, pakar ilmu Alquran, dan pakar ilmu bahasa.
Baca Juga: Indonesia Care Tebar 1.000 Al-Quran dan Iqra ke Pedalaman“Naskah penyempurnaan dari LPMQ, UPQ hanya bagian mencetaknya,” ujarnya.
Selain itu, Jamal mengungkapkan, jumlah cetak yang dilakukan UPQ sejak berdiri 2016 sampai 2021 sebanyak 2.125.000 eksemplar Mushaf dengan berbagai tipe, mulai dari Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia, Mushaf Al-Qur'an dan Terjemahnya, Juz ‘Amma terjemah dan transliterasi latin, serta Surah Yasin.
Baca Juga: SEBI Social Fund Tebar Program Donasi dan Beasiswa Penghafal Quran“Jumlah tersebut adalah akumulasi. Pada 2021 UPQ mencetak 420 ribu Mushaf, dan tertinggi 2019 sebanyak satu juta eksemplar,” tuturnya.
Baca Juga: Mauritania, Episentrum Pendidikan Islam di Sisi Barat Afrika(zhd)