Langit7, Jakarta - Himpunan Mahasiswa Akuakultur, Departemen Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Himakua FPIK) IPB University, mendatangkan seribu ekor ikan hias untuk kegiatan
Aquafarm Edupark.
Dilansir ipb.ac.id,
Aquafarm Edupark merupakan salah satu program kerja yang menjadi wadah bagi civitas akademika Departemen Budidaya Perairan dalam membudidayakan ikan hias yang bernilai ekonomis.
Baca juga: Pemkab Lampung Barat dan Unpad Gali Potensi Geopark SuohKetua Himakua IPB University, Fadly Adams Hamsyana mengatakan, saat ini ikan tersebut telah ditempatkan di dalam wadah budidaya yang telah disiapkan di bengkel produksi milik Himakua FPIK IPB University.
“Ikan hias menjadi salah satu komoditas utama yang menjadi fokus pengembangan kegiatan budidaya oleh mahasiswa," ujar Fadly dalam keterangannya, dikutip Minggu (6/2).
Sebelumnya, Biro Produksi Himakua telah berhasil melakukan kegiatan budidaya beberapa jenis komoditas ikan hias, seperti ikan koridoras jenis paleatus, albino paleatus, albino, sterby, dan aenus, ikan louhan dan ikan guppy. Dari budi daya itu, Himakua juga telah berhasil melakukan penjualan ke pasar ikan hias.
Baca juga: Keunggulan Universitas Terbuka, Bisa Jadi Pilihan di Masa PandemiAdapun seribu ekor ikan yang didatangkan kali ini, terdiri dari ikan koridoras dan ikan
manfish dari Teaching Farm IPB University.
Ke depan, Biro Produksi Himakua bakal melakukan persiapan seperti kunjungan budidaya, penentuan benih, analisis usaha dan jenis pakan yang akan digunakan untuk penambahan komoditas ikan meliputi guppy, molly dan komoditas ikan konsumsi.
“Pakan alami yang digunakan dalam proses budidaya antara lain cacing sutra, daphnia sp. dan kutu air (Moina sp.)," tambahnya.
Sementara untuk sarana dan prasarana, lanjut Fadly, menggunakan fasilitas yang terdapat di bengkel produksi, seperti pompa air, tandon filtrasi, kolam terpal, akuarium, selang, rak, paralon, dan blower aerasi.
Baca juga: Kurikulum Prototipe jadi Solusi Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19(zul)