Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tips Pilih Sekolah Selama Pandemi untuk Playgroup dan TK

Muhajirin Rabu, 09 Februari 2022 - 22:00 WIB
Tips Pilih Sekolah Selama Pandemi untuk Playgroup dan TK
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Memilih sekolah untuk anak usia dini pada masa pandemi Covid-19 harus selektif. Orang tua harus mengenal sistem sekolah seperti apa selama pandemi, kualitas SDM, fasilitas sekolah, kebersihan sekolah termasuk ruangan, kamar mandi, dan juga playgroup-nya.

Orang tua harus memahami kalau pendidikan anak usia dini sangat penting. Anak harus diberikan pendidikan terbaik. Sebab, anak di usia itu sedang memiliki golden age. Otak mereka benar-benar mudah menyerap ilmu apapun.

Tak bisa dipungkiri, sekolah pada masa pandemi Covid-19 menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring/online). Sudah pasti sekolah dan guru harus terbiasa memberikan pembelajaran secara online. Begitu pula pendidikan harus handal dalam menggunakan aplikasi pendukung synchronous dan asynchronous.

Islamic Montessori Enthusiast & Educator, Tasniem Fauzia Rais, menjelaskan, synchronous adalah pertemuan tatap muka langsung, yakni sistem dua arah dalam waktu bersamaan, misal dengan Zoom dan Google Meet.

Sementara, asynchronous adalah pertemuan tidak langsung, yakni materi disampaikan lewat video yang sudah direkam melalui kamera video, dan juga sudah diedit. Jadi, bisa diulang-ulang oleh si anak.

Hal itu penting diperhatikan oleh setiap orang tua sebelum memilih sekolah. Sekolah yang dipilih mesti memiliki program handal dan variatif, yakni tatap muka online model synchronous dan asynchronous. Tentu, kelas daring itu harus efektif dan menyenangkan. Ini harus digarisbawahi agar kelas tidak membosankan.

"Sistem daring ini juga tidak boleh membebani anak, misalnya anak Zoom dari pagi sampai siang tanpa henti, karena kasihan anak, bukannya enjoy tapi malah bosan. Karena usia mereka masih sangat dini untuk Zoom lebih dari 1,5 jam," kata Tasniem Rais, dikutip kanal YouTube-nya, Rabu (9/2/2022).

Jika anak tengah bosan, maka materi apapun yang diberikan sudah pasti tidak bisa diserap. Jadi, harus memadukan sistem synchronous dan asynchronous. Sekolah harus memiliki variasi yang bagus di sistem penyampaian materi.

Sistem synchronous sebenarnya sangat penting untuk dilakukan anak anda setiap hari. Ini supaya anak bisa bangun pagi, shalat, mandi, sarapan, pakaian rapi, dan peraturan lain yang baik dilakukan setiap hari.

Tentu, orang tua juga harus mengecek bagaimana guru menyampaikan pelajaran dan permainan selama di Zoom. Misal, seperti apa ekspresi guru. Begitu pula, materi online juga harus menarik dan berkualitas. Satu room Zoom tidak disarankan terdiri dari banyak anak-anak. Ini agar pembelajaran lebih efektif.

"Membuat anak untuk bisa stay di depan Zoom juga bukan perkara yang mudah. Tapi saya yakin, kalau guru menyenangkan dan tidak membosankan, si anak juga akan enjoy, dengan sistem daring itu," ucapnya.

Begitu pula, sekolah mesti memiliki sistem asynchronous itu. Jadi kelas tidak hanya tatap muka langsung melalui Zoom saja. Tapi ada materi pembelajaran yang direkam dengan kualitas bagus. Video itu akan semakin bagus jika dilengkapi dengan art & craft, sensory games, montessori activities, dan story telling.

"Video-video itu juga tidak boleh membosankan. Tidak kalah penting adalah ekspresi guru. Ketika menjelaskan materi ke video, guru harus tersenyum dengan aura positif, memasukkan humor, cerita, memotivasi, sehingga anak akan menikmati materi yang ditonton," ucap Tasniem Rais.

Tapi tak sampai di situ saja. Sekolah harus menyediakan peralatan dan lesson kits yang akan dipakai anak untuk setiap pembelajaran, baik synchronous atau asynchronous. Jadi, pastikan betul-betul fasilitas disediakan oleh pihak sekolah.

Akan lebih baik lagi jika sekolah mempunyai jadwal tatap muka dengan protokol kesehatan ketat. Bisa dengan sistem private class atau one on one dengan durasi 45 menit. Sistem ini bisa dilakukan 3 kali seminggu tergantung SDM di sekolah memungkinakn atau tidak.

"Kalau dilakukan, ini bagus banget, karena anak akan semangat dan tidak selamanya belajar dari rumah. Begitu juga kalau ada makanan yang disediakan di sekolah, supaya nutrisi terjaga di sekolah," kata Tasniem Rais.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)