LANGIT7.ID - , Jakarta -
Test pack merupakan alat pengecek kehamilan yang menggunakan urin sebagai sampelnya. Alat pendeteksi ini akan membaca hormon yang dihasilkan perempuan ketika sel telur dibuahi. Umumnya, perempuan akan menggunakan
test pack saat merasa telah telat datang bulan atau menstruasi.
Dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Darrell Fernando, SpOG mengatakan idealnya
test pack dilakukan pada saat hari seharusnya mendapatkan menstruasi.
Baca juga: Cegah Anak Stunting dengan Perencanaan Optimal Sebelum Kehamilan"Misal harinya di kalender tanggal 23 dan tanggal 23 kalian belum juga menstruasi, maka kalian bisa test pack. Itu bisa saja Anda sudah positif," ucapnya dalam webinar "Yang Harus Diperhatikan dalam Kehamilan untuk Masa Depan si Kecil!", Rabu (23/2/2022).
Dokter Darrell menambahkan perempuan bisa saja sudah hamil satu minggu sebelum haid. Hanya saja, terkadang para perempuan belum sadar dirinya telah hamil.
"Jadi pas hari H atau sudah tepat pada tanggalnya dan belum haid, melakukan
test pack bisa saja dia itu positif," tuturnya.
Terkait kapan waktu terbaik untuk melakukan
test pack, Darell menyebutkan waktu yang ideal adalah saat buang air kecil pertama di pagi hari. Asumsinya, saat pagi volume air kencing yang tersimpan banyak, hormon HCG dalam urin pun makin tinggi. Sehingga kehamilan cepat terdeteksi dengan
test pack.
"Tapi begitu hasilnya sudah positif, hormon hamilnya sudah tinggi, mau di
test pack kapan saja tetap saja hasilnya positif," pungkasnya.
Baca juga: Menunda Kehamilan dan Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Selama Pandemi(est)