Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Deteksi Dini Stunting pada Anak dengan Metode Ini

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 24 Februari 2022 - 14:32 WIB
Deteksi Dini Stunting pada Anak dengan Metode Ini
Ilustrasi anak yang mengukur tinggi badannya. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Stunting merupakan gangguan pertumbuhan maupun perkembangan pada anak, yang diakibatkan kurangnya asupan nutrisi pada tubuh mereka. Umumnya, anak stunting mempunyai riwayat gizi dan kesehatan yang kurang baik.

Dokter spesialis anak konsultan endokrinologi anak, Prof. dr. Madarina Julia, MPH., Ph.D, Sp.A(K) mengatakan anak yang terkena stunting dapat diketahui dengan beberapa diagnosis, seperti gangguan perkembangan pada tubuh, otak dan lainnya.

Baca juga: Cukupi Kebutuhan Gizi Ibu Hamil untuk Cegah Stunting

"Selain itu, anak stunting juga sangat mungkin mengalami gangguan perkembangan. Sehingga, untuk mendiagnosis stunting, selain tinggi badan yang pendek, anak stunting juga kurus dan mempunyai masalah perkembangan," jelas Madarina dalam diskusi Kolaborasi Merck dan BKKBN Umumkan Kolaborasi untuk Dukung Percepatan Penanggulangan Stunting di Indonesia, Kamis (24/2/2022).

Prof. Madarina lalu menambahkan untuk dapat mendeteksi dini masalah ini, selain harus dipantau panjang atau tinggi badannya, setiap anak juga harus rutin ditimbang berat badannya, diukur lingkar kepalanya dan dinilai perkembangannya.

"Stunting harus dapat dideteksi dan mendapatkan penanganan dini sehingga perkembangan otak pada 1000 hari pertama kehidupan tidak terganggu," tuturnya.

Baca juga: Cegah Anak Stunting dengan Perencanaan Optimal Sebelum Kehamilan

Lebih lanjut, Prof. Madarina berkata kesalahan penanganan stunting, seperti memberikan tambahan susu atau makanan tinggi kalori kepada anak yang tidak memerlukan, bisa sangat merugikan.

"Anak akan menjadi individu obes yang berisiko mengalami diabetes mellitus dan berbagai penyakit tidak menular di kemudian hari," tutupnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)