Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Praktisi TI: Ini Alasan Perawatan Medis akan Berbeda di Masa Depan

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 25 Februari 2022 - 09:33 WIB
Praktisi TI: Ini Alasan Perawatan Medis akan Berbeda di Masa Depan
Ilustrasi dunia medis di masa depan yang mengandalkan kecanggihan teknologi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Transformasi digital merupakan adaptasi dari bisnis-bisnis existing ke metode digital untuk meningkatkan performa lembaga itu sendiri. Dimasa yang akan datang diprediksi semua sektor telah beralih ke digital, termasuk kesehatan.

Praktisi Teknologi Informasi, Tony Seno Hartono mengatakan di masa depan perawatan kesehatan akan berbeda dengan saat ini. Ada tiga hal yang mendorong perbedaan itu yaitu perkembangan teknologi, perubahan perilaku konsumen, dan meningkatnya sistem kolaborasi.

Baca juga: Hubungi Hotline Ini untuk Dapatkan Layanan Telemedisin Kemenkes

"Pertama, dari sisi perkembangan teknologi. Jadi teknologi ini sudah sedemikian berkembang dan adopsinya sudah merambah kedunia perawatan kesehatan," kata Tony dalam sharing session bertajuk "Tranformasi Digital Menuju Smart Hospital", Kamis (24/2/2022).

Selanjutnya ada perubahan perilaku konsumen, terlebih di masa pandemi ini. Dimana orang takut untuk beraktivitas ke luar rumah, seperti ke rumah sakit, belanja, atau ajang sosial lainnya. Kemudian beralih dengan memanfaatkan teknologi sebagai penggantinya.

"Konsumen rumah sakit juga sama, mereka ingin berobat tetapi takut ke rumah sakit, maka kita menggunakan telemedicine. Platform ini memungkinkan kita bisa berobat dari jarak jauh, melakukan konsultasi tanpa ketemu langsung dengan dokternya," tuturnya.

Perubahan perilaku konsumen ini, tambah Tony, merupakan salah satu komponen yang sangat penting. Karena dulu, tantangan terbesar penerapan teknologi adalah perilaku konsumen yang tidak bisa diubah. Saat ini, perilaku tersebut sudah berubah, sehingga mendorong rumah sakit untuk mengikutinya.

Baca juga: Pemerintah Percepat Vaksinasi hingga Telemedisin Hadapi Omicron

"Ketiga, meningkatnya kolaborasi di semua pemangku kepentingan, di sektor kesehatan. Jadi nantinya rumah sakit itu tidak akan berdiri sendiri, melainkan dia harus berkolaborasi dengan berbagai pemegang kepentingan yang lain seperti mislanya asuransi, apotik dan lainnya," ujarnya.

Hal ini yang membuat interaksinya menjadi semakin kuat. Inilah yang membuat rumah sakit memerlukan suatu platform untuk interoperabilitas atau suatu aplikasi yang bisa berinteraksi dengan aplikasi lainnya melalui suatu protokol yang disetujui bersama lewat bermacam-macam jalur komunikasi, tutup Tony.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan