LANGIT7.ID, Jakarta - Organisasi internasional yang terdiri dari para pemimpin beberapa negara ekonomi terbesar di dunia dalam Group of Seven (G7) turut menyikapi konflik Rusia-Ukraina. G7 bakal mengambil langkah tegas jika Rusia tidak menghentikan serangan militernya terhadap Ukraina.
Hal tersebut dibahas saat konferensi video yang dipimpin Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock dan juga dihadiri Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba. Dalam konferensi tersebut, para pemimpin dunia di G7 mengutuk serangan Rusia terhadap Ukraina, yang dibantu oleh Belarus.
Baca juga: Penerbangan Komersil Tersedia, Warga AS Didesak Tinggalkan Rusia"G7 telah mengajukan sanksi besar-besaran dan terkoordinasi, termasuk terhadap Belarus karena memfasilitasi serangan Rusia. Kami mmeinta Rusia segera menghentikan serangan terhadap Ukraina," bunyi pernyataan G7 setelah pertemuan itu.
Para pemimpin dunia dari Amerika Serikat, Inggris, Italia, Kanada, Jepang, Jerman dan Prancis itu mengatakan Rusia harus bertanggung jawab atas serangan militernya terhadap Ukraina. "Rusia akan bertanggung jawab atas segala kerusakan yang ditimbulkan agresi militernya terhadap Ukraina dan penduduknya, serta internasional dan properti mereka," lanjut pernyataan tersebut.
Sebagai informasi, serangan Rusia terhadap Ukraina masih berlanjut hingga hari kelima. Dalam laporan terbaru, pasukan Rusia mulai menuju wilayah ibu kota di Kyiv.
Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Tim Indonesia Batal ke PolandiaIntervensi itu disambut oleh protes dari komunitas internasional. Sementara Uni Eropa, Inggris dan AS menerapkan berbagai sanksi ekonomi terhadap Kremlin.
Rusia semakin diisolasi karena maskapainya dilarang bepergian di wilayah udara Eropa. Selain itu, sejumlah banknya juga dikeluarkan dari sistem perbankan internasional SWIFT. (Sumber: Anadolu Agency)
Baca juga:
FIFA Larang Bendera dan Lagu Kebangsaan Rusia di Laga Internasional
Tragedi bagi Rakyat, Dua Miliarder Rusia Serukan Akhiri Konflik(asf)