Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home global news detail berita

Tragedi bagi Rakyat, Dua Miliarder Rusia Serukan Akhiri Konflik

Fifiyanti Abdurahman Senin, 28 Februari 2022 - 09:00 WIB
Tragedi bagi Rakyat, Dua Miliarder Rusia Serukan Akhiri Konflik
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Dua miliarder Rusia, Mikhail Fridman dan Oleg Deripaska, menyerukan diakhirinya konflik yang dipicu serangan Presiden Vladimir Putin di Ukraina. Fridman menyebut serangan tersebut sebagai tragedi bagi rakyat kedua negara.

Miliarder Fridman, yang lahir di Ukraina barat, mengatakan dalam sebuah surat bahwa konflik tersebut telah mendorong perpecahan antara rakyat Rusia dan Ukraina, yang telah bersaudara selama berabad-abad.

Baca juga: Berkat Islam, Indonesia dan Rusia Bisa Jalin Hubungan Baik

"Saya lahir di Ukraina Barat dan tinggal di sana sampai saya berusia 17 tahun. Orang tua saya adalah warga negara Ukraina dan tinggal di Lviv, kota favorit saya," tulis Fridman dalam surat itu seperti dikutip dari Reuters, Senin (28/2/2022).

“Tetapi saya juga telah menghabiskan sebagian besar hidup saya sebagai warga negara Rusia, membangun dan mengembangkan bisnis. Saya sangat terikat dengan rakyat Ukraina dan Rusia dan melihat konflik saat ini sebagai tragedi bagi mereka berdua.”

Miliarder Rusia, Oleg Deripaska, mengunggah seruan di Telegram agar pembicaraan damai dimulai secepat mungkin.

“Perdamaian sangat penting,” kata Deripaska, yang merupakan pendiri raksasa aluminium Rusia Rusal, di mana ia masih memiliki saham melalui sahamnya di perusahaan induknya En+ Group.

Pada 21 Februari, Deripaska mengatakan tidak akan ada perang.

Washington memberlakukan sanksi terhadap Deripaska dan orang Rusia berpengaruh lainnya karena hubungan mereka dengan Putin setelah dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan AS 2016, yang dibantah Moskow.

Apa yang disebut oligarki Rusia, yang pernah memberikan pengaruh signifikan atas Presiden Boris Yeltsin pada 1990-an, menghadapi kekacauan ekonomi setelah Barat memberlakukan sanksi berat terhadap Rusia atas invasi Putin ke Ukraina.

Putin, setelah berkonsultasi dengan pejabat senior dewan keamanannya, mengatakan dia memerintahkan operasi militer khusus untuk melindungi orang-orang, termasuk warga Rusia, dari “genosida” – sebuah tuduhan yang disebut Barat sebagai propaganda tak berdasar.

Kantor kepresidenan Ukraina mengatakan negosiasi antara Kyiv dan Moskow akan diadakan di perbatasan Belarusia-Ukraina.

“Krisis ini akan menelan korban jiwa dan merusak dua negara yang telah bersaudara selama ratusan tahun,” kata Fridman.

“Sementara solusi tampaknya sangat jauh, saya hanya bisa bergabung dengan mereka yang memiliki keinginan kuat untuk mengakhiri pertumpahan darah. Saya yakin mitra saya berbagi pandangan saya.” tambahnya.

Salah satu mitra jangka panjang Fridman, Pyotr Aven, menghadiri pertemuan di Kremlin dengan Putin dan 36 pengusaha besar Rusia lainnya pekan lalu, kata Kremlin.

Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Andriy Shevchenko: Perang Bukan Jawaban

Miliarder Moskow lainnya mengatakan kepada Reuters dengan syarat anonim, bahwa perang akan menjadi bencana.

"Ini akan menjadi bencana dalam segala hal: untuk ekonomi, untuk hubungan dengan seluruh dunia, untuk situasi politik," kata miliarder itu.

Miliarder yang berkumpul untuk pertemuan dengan Putin di Kremlin pada hari Kamis diam, katanya.

“Pengusaha sangat memahami konsekuensinya. Tapi siapa yang menanyakan pendapat bisnis tentang ini?”

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)