Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Berkat Islam, Indonesia dan Rusia Bisa Jalin Hubungan Baik

Muhajirin Sabtu, 26 Februari 2022 - 19:36 WIB
Berkat Islam, Indonesia dan Rusia Bisa Jalin Hubungan Baik
Kota Bukhara (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Mantan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Muhammad Wahid Supriyadi, mengatakan, umat Islam di Indonesia memiliki hubungan erat dengan umat Islam Rusia.

Wahid menjelaskan, salah satu ulama besar dari Wali Songo, Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik memiliki nama asli Ibrahan Asmorokondi. Ia berasal dari Samarkand, yang kini menjadi negara Bagian Uzbekistan.

Saat Uni Soviet masih berjaya, Presiden Nikita Khrushchev mengundang Presiden RI pertama Ir Soekarno untuk hadir dalam sebuah acara di Rusia. Namun, Bung Karno memberikan satu syarat. Dia mau datang asalkan Presiden Khrushchev mencarikan malam ulama Imam Bukhari di Samarkand.

Kebetulan, suasana geopolitik saat itu cukup menguntungkan Indonesia. Indonesia merupakan negara berpengaruh yang menjadi rebutan negara Blok Barat dan Blok Komunis. Bung Karno memanfaatkan itu agar Indonesia diperhitungkan.

“Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Bung Karno ketika berhadapan dengan negara-negara di dunia, selalu memposisikan diri sebagai pemimpin yang bangga akan itu,” kata Wahid dalam melalui kanal YouTube UGM, dikutip Sabtu (26/2/2022).

Uni Soviet memenuhi permintaan Bung karno. Makam Imam Bukhari pun berhasil ditemukan. Bung Karno lalu tiba di Samarkand pada 1956 dan mengunjungi makam itu.

Berkat jasa Bung Karno tersebut, penduduk Samarkand hingga saat ini sangat ramah terhadap orang Indonesia yang datang berkunjung.

Dalam kunjungan berikutnya, Bung Karno mengunjungi Kota Petersburg, Rusia. Dengan dikawal pemerintah Rusia, Bung Karno berhenti di sebuah masjid di sekitar Sungai Neva.

Bung Karno menyadari masjid itu sudah lama tidak digunakan. Pemerintah Uni Soviet kala itu menjadikan masjid itu sebagai gudang penyimpanan peralatan medis.

Saat ditanya oleh Presiden Khrushchev terkait pembangunan Petersburg, Bung Karno mengaku tidak terkesan sama sekali. Itu karena ada satu masjid yang dimanfaatkan tidak sesuai fungsinya.

Bung Karno lalu meminta Presiden Khrushchev mengembalikan masjid tersebut kepada umat Islam. Permintaan tersebut dipenuhi oleh Presiden Khrushchev. Saat ini, penduduk Petersburg mengakui Masjid Peterburg kembali ke umat Islam atas jasa Bung Karno.

Hubungan baik Indonesia dengan Uni Soviet, terkhusus Uzbekistan, makin tumbuh saat kunjungan ketiga. Kala itu, Bung Karno ditemani putrinya, Megawati Soekarnoputri datang ke Petersburg pada 1960.

Saat bertemu dengan penduduk di sana, Bung Karno berjanji menyumbang kaligrafi yang terbuat dari kayu khusus dan tidak ada di tempat lain. Kaligrafi itu terpasang di Masjid Petersburg. Wahid menduga, kaligrafi itu terbuat dari kayu jati.

Selain itu, Wahid mengungkapkan, saat ini ada ratusan warga Rusia yang belajar di IAIN Yogyakarta dan Jakarta. Dia menyebut negara-negara Bagian Uni Soviet sangat terkesan dengan Indonesia.

Wahid mengaku pernah berkunjung ke Dagestan. Dia bertemu dua orang anak berusia 10 dan 12 tahun. Uniknya dua anak ini menggunakan nama Soekarno sebagai nama depan.

“Rupanya buyut anak ini, yang bernama Musa, merupakan pengagum Bung Karno,” ucap Wahid.

Kunjungan keempat, Bung Karno berkunjung ke Rusia pada 1961 untuk menghadiri konferensi. Saat itu, Bung Karno meminta izin kepada Presiden Khrushchev untuk menjalankan ibadah shalat Dzuhur.

Musa sangat terkagum melihat keberanian Bung Karno yang meminta izin beribadah di negara komunis. Terlebih lagi dia izin di tengah pertemuan yang penting saat itu.

“Dari sini, kita tahu hubungan Indonesia dengan Rusia sudah terjalin cukup lama dan dekat dengan Islam,” kata Wahid.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)