Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Hikmah Rahmani: Mi'raj-kan Dirimu

a rahman habsyi Senin, 28 Februari 2022 - 22:51 WIB
Hikmah Rahmani: Mi'raj-kan Dirimu
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - سُبۡحٰنَ الَّذِىۡۤ اَسۡرٰى بِعَبۡدِهٖ لَيۡلًا مِّنَ الۡمَسۡجِدِ الۡحَـرَامِ اِلَى الۡمَسۡجِدِ الۡاَقۡصَا الَّذِىۡ بٰرَكۡنَا حَوۡلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنۡ اٰيٰتِنَا‌ ؕ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيۡعُ الۡبَصِيۡرُ

Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. (QS. Al-Isra': 1)

Isra Mi'raj merupakan salah satu peristiwa bersejarah di kalangan umat Islam. Setiap tanggal 27 Rajab, umat Islam di dunia mengenang peristiwa yang maha dahsyat tersebut. Sang Khaliq memperjalankan si hamba pilihannya (Muhammad SAW) dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha.

Dalam memperingati Isra Mi'raj, banyak hikmah yang dapat umat Islam petik. Pertama marilah redaksi Ilahiah mengenai perjalanan tersebut yang dimulai dengan kata "Subhana" (Maha Suci Allah). Setiap ayat yang diawali dengan kata "subhana" mengandung pesan akan sesuatu yang tidak bisa dicerna oleh akal, tapi harus dipahami dengan keyakinan.

Begitu istimewanya kejadian ini hingga Allah memuji diri-Nya sendiri dengan ucapan "Subhana". Barangkali inilah salah satu bukti bahwa Allah adalah Maha dari segala Maha. Maha tanpa batasan ruang, waktu, bahkan massa.

Kedua, perjalanan Isra mungkin masih bisa dideteksi dengan sains dan teknologi, tetapi perjalanan Mi’raj sama sekali di luar kemampuan otak pikiran manusia.

Perjalanan Mi’raj ini masih diperdebatkan banyak ulama, apakah dengan fisik dan roh Rasulullah atau hanya rohaninya saja. Mayoritas ulama Sunni memahami bahwa yang diperjalankan Tuhan ke Sidratul Muntaha ialah Nabi Muhammad SAW secara utuh, lahir dan batin.

Sementara pendapat lain memahami hanya ruhaninya saja. Bagi kita tidak terlalu penting untuk dipersoalkan apakah fisik dan rohani atau hanya fisik saja, karena perjalanan suci tersebut bukanlah kehendak dan keinginan Rasulullah, tetapi kehendak dan keinginan Allah SWT.

Ketiga, ia terjadi pada malam hari. Ada beberapa alasan mengapa Isra Mi’raj terjadi pada malam hari sebagaimana dijelaskan oleh Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam kitabnya, Al-Ayatul Kubra fi Syarhi Qishshatil Isra. Beliau berkata bahwa malam merupakan waktu yang sunyi sehingga dinilai sebagai saat yang istimewa dan sangat pas untuk berkhalwat atau menyendiri guna mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Malam merupakan waktu yang tepat untuk berkumpulnya seseorang dengan orang yang dicintainya. malam merupakan satu-satunya waktu yang dijanjikan Allah sebagai waktu terbaik dari seribu bulan (lailatul qadar). Tidak ada waktu lain selain malam yang memiliki keistimewaan seperti ini.

Sebagai gambaran sederhana, ketika di malam hari kita menyalakan radio, maka gelombang yang kita tangkap akan jernih dan lebih mudah dari siang hari. Sebab gelombang radio tersebut tidak mengalami gangguan terlalu besar yang saling bersinggungan dengan gelombang lainnya. Begitulah gambaran sederhananya, sebab waktu malam hari adalah waktu yang paling kondusif untuk perjalanan super spesial demi kelancaran perjalanan ini.

Marilah kita dengan momentum Isra' Mi'raj ini kita terus berusaha menjadi pribadi yg terus merajut keintiman dengan Sang Khaliq, khususnya di waktu malam.

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

“Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.”[Al-Insaan/76: 25-26].

Rasul SAW dalam sabdanya:
نِعْمَ الرَّجُلُ عَبْدُ اللهِ، لَوْ كَانَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ.

"Sebaik-baik hamba adalah Hamba Allah yang melakukan shalat pada sebagian malam." (HR. Bukhari)

Mari, sering-seringlah kita Mi'raj di malam hari.

Barakallahu Fiikum.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)