LANGIT7.ID, Malang - Pesantren Al-Fatah Malang Jawa Timur berhasil menembus pasar hingga ke Belanda dan Belgia. Hal itu membuktikan bahwa peluang pemasaran produk pesantren semakin terbuka lebar, baik di skala nasional maupun internasional.
Ketua Koperasi Pesantren Al-Fatah Moch. Khozen Anwar mengatakan, Al-Fatah telah mengirim beberapa contoh produk pesantren ke negara tersebut. Ekspor perdana ini merupakan program dari ASTRA Indonesia untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan berbasis pesantren.
Ustadz Khozen menyebut Pesantren Al-Fatah merupakan peserta binaan ASTRA yang sudah bergabung sejak 2019. “Untuk ekspor ini kami mengirimkan untuk samplingnya, dan sudah terfasilitasi,” kata dia, dikutip laman Pemprov Jaktim, Selasa (27/7/2021).
Pihaknya mengatakan keberhasilan itu sebagai prestasi yang luar biasa, karena produk pesantren Al-Fatah bisa bisa lolos seleksi dalam program tersebut. Dia berharap pencapaian itu bisa menjadi pesantren bagi pesantren lain.
Pekan ini, produk pesantren dikirim ke Belanda, selanjutnya ke Belgia pada pekan depan. Pesantren Al-Fatah mengirim beberapa aneka camilan dan kopi. Itu sesuai dengan permintaan pasar di negara tersebut.
“Kalau untuk di Belanda kami mengirimkan sample kripik pisang, kripik talas dan kripik singkong sebanyak 2 kg. Sekaligus biji kopi dampit jenis robusta sebanyak 2,5 kg. Untuk ke Belgia kami mengirimkan tiga item diantaranya kripik pisang, kripik ubi ungu, dan klanting,” ucap Ustadz Khozen.
Pesantren dibawah asuhan KH.Arwani Junaidi itu memiliki beragam produk usaha. Diantaranya aneka ragam makanan ringan, pertanian, hingga peternakan. Terbaru, mereka mengembangkan bisnis ternak domba.
Ustadz Khozen pesantrennya terus berinovasi dalam berwirausaha dan telah menjadi peserta One Pesantren One Product (OPOP) Jatim sejak tahun 2019.
“Karena anak didik kami di pesantren sebagian adalah para dhuafa dan itu menjadi alasan kami untuk terus mengembangkan usaha,” tuturnya.
Selain Ponpes Al-Fatah Malang, dua pesantren lain di Jawa Timur juga terpilih untuk mengirimkan sample produk untuk dikirimkan ke Belanda dan Belgia. Ponpes tersebut yakni Pesantren Mambaul Ulum Malang serta Pesantren Al Azhar Aslich Mughni Malang.
Produk tersebut telah dikirim sejak Sabtu (24/7/2021). Nantinya akan transit ke Jakarta terlebih dahulu, berlanjut ke negara tujuan Belanda dan Belgia.
(jqf)