Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

8 Resep Kuliner di Era Nabi Muhammad SAW

Muhajirin Rabu, 02 Maret 2022 - 21:38 WIB
8 Resep Kuliner di Era Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Nabi Muhammad SAW memang terkenal sebagai sosok manusia sederhana dan tidak banyak makan. Beliau sering berpuasa. Di sisi lain, budaya kuliner Arab pada masa itu juga sederhana.

Namun, Omur Akkor dalam bukunya Seni Kuliner Islam Awal berhasil mengeksplorasi beberapa kuliner yang populer pada masa Rasulullah. Makanan-makanan tersebut disebutkan dalam Al-Qur’an maupun dalam Hadis.

Nah, berikut ini 8 resep makanan yang ada pada masa Rasulullah SAW:

1. Hays

Kurma adalah salah satu makanan pokok pada masa Rasulullah SAW. Dalam beberapa riwayat, kurma disebut sebagai makanan surga. Kurma diyakini dapat melindungi dari racun, sihir, dan berbagai macam parasit.

Kurma juga disebut makanan yang dapat mengobati depresi. Hidangan islami yang disebut hays memiliki cita rasa khas dan lezat.

Bahan-bahan

1 cangkir kurma
2 sendok makan mentega
1 cangkir akit, salah satu jenis biji-bijian

Cara Membuat

Lelehkan mentega dalam wajan dengan api sedang. Buang biji dan cincang kurma, tambahkan ke dalam wajan, dan goreng ringan. Setelah sedikit digoreng, tambahkan akit, dan goreng selama beberapa menit.

Anda dapat menambahkan air atau susu ke hidangan serbaguna ini saat memasak. Ini disebut “rabika”. Anda juga bisa menambahkan tepung untuk membuat kue, yang kemudian bisa dipanggang.

2. Khubz Ash-Sha'ir

Khubz (Roti) juga makanan pokok pada masa Rasulullah. Khuz Ash-Sha'ir adalah makanan yang cukup sederhana, dan roti jelai. Makanan ini mudah dibuat.

Bahan-bahan

2 pon tepung barley
1 sendok teh garam
3 gelas air

Cara Membuat

Buat adonan menggunakan 1 cangkir tepung barley dengan setengah cangkir air, dan biarkan selama 24 jam pada suhu sedang hingga menjadi ragi. Setelah ini, buat lebih banyak adonan dengan sisa air, tepung, dan garam, dan tambahkan ragi ke dalam adonan.

Lalu sebarkan adonan menggunakan adonan, regangkan dan ratakan sampai adonan setebal seperempat inci. Setelah selesai, masak adonan di atas wajan sampai berwarna cokelat keemasan.

Baca juga: 4 Tipe Masyarakat Muslim Sambut Ramadhan, Kamu yang Mana?

3. Rashta

Lentil merupakan biji-bijian yang mirip kacang hijau. Ini juga merupakan makanan populer pada masa Rasulullah, dan disebut sebagai hidangan para sahabat nabi. Makanan ini disebut membuat hati lembut dan mata berkaca-kaca.

Rashta adalah makanan yang menggabungkan domba dan lentil menjadi hidangan yang lezat.

Bahan-bahan

1 pon potongan daging domba berlemak
2 sendok teh garam
2 sendok makan mentega
1 batang kayu manis
1 cangkir lentil
1 cangkir buncis rebus
1 cangkir mie

Cara Membuat

Dalam panci besar, tumis daging domba dalam mentega dengan api sedang. Setelah 15 menit, tambahkan garam, kayu manis, dan air yang cukup untuk menutupi daging. Masak selama satu jam.

Setelah satu jam berlalu, tambahkan lentil dan buncis, dan lanjutkan memasak dengan api sedang selama 30 menit.

Tambahkan mie dan masak selama 10 menit lagi. Setelah ini selesai, matikan api dan biarkan dingin sebelum disajikan.

4. Nasi goreng bawang putih

Makanan ini sangat populer hingga saat ini. Namun sebenarnya makanan sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Bahan-bahan

3 cangkir kaldu ayam
2 sendok makan mentega
1 sendok makan gula
1 sendok teh garam
1 sendok makan cuka
2 cangkir nasi
30 siung bawang putih
1 sendok teh lada hitam

Tuang kaldu ayam ke dalam panci besar dengan penutup, dan didihkan sambil melelehkan mentega dalam panci terpisah di atas api sedang.

Saat kaldu ayam mulai mendidih, tambahkan mentega, gula, garam, bawang putih, cuka, dan nasi, lalu tutup. Masak selama sekitar 15 menit, atau sampai nasi menyerap semua cairan.

Kecilkan api dan biarkan campuran mendidih selama 30 menit lagi. Setelah matang, taburi dengan merica dan sajikan.

5. Teh jahe

Pada masa Rasulullah, jahe sering dimakan mentah. Namun, saat ini hanya sedikit orang yang mampu memakan Jahe tanpa diolah terlebih dahulu.

Bahan-bahan

Air panas
1 akar jahe
Daun mint segar

Cara Membuat

Mulailah dengan merebus air. Cincang halus jahe dan masukkan ke dalam panci terpisah, tambahkan air mendidih secukupnya untuk menutupinya. Biarkan jahe terendam dalam air selama 10 menit, dan tuangkan ke dalam gelas. Tambahkan daun mint dan sajikan.

6. Lentil Seduh

Brewis merupakan roti kering dan basi yang biasanya dipasangkan dengan kaldu. Meski berasal dari roti basi, tapi jangan bayangkan tak layak dikomsumsi. Makanan ini sering dijadikan penghibur orang sakit.

Bahan-bahan

5 gelas air
1 cangkir lentil
1 sendok teh garam
Roti basi
1 sendok makan mentega
1 sendok makan gula

Cara Membuat

Setelah membilas lentil, masukkan ke dalam panci besar berisi air dengan garam, dan didihkan—setelah mendidih, kecilkan api menjadi rendah dan masak selama 40 menit lagi.

Tempatkan roti basi di piring saji dan oleskan lentil di atasnya. Setelah ini, lelehkan mentega dan gula bersama-sama dalam panci kecil, dan tuangkan di atas lentil.

Baca juga: Mengenal Habbatussauda, Obat Manjur untuk Banyak Jenis Penyakit

7. Harisa

Harisa merupakan makanan yang berasal dari gandum yang digiling kasar. Pada masa Nabi Muhammad, Harisa dikonsumsi untuk memperkuat punggung untuk beribadah, terutama pada malam hari. Makanan ini menjadi sumber karbohidrat sebagai sumber energi.

Bahan-bahan

1 pon potongan daging domba
1 pon gandum kering
10 gelas air
2 sendok makan saus lada
1 sendok makan garam
2 sendok makan mentega tawar
1 sendok teh jinten

Cara Membuat

Untuk mulai membuat harisa, biarkan gandum terendam dalam air semalaman.

Setelah Anda selesai melakukannya, masukkan potongan daging domba yang sudah dipotong-potong ke dalam panci besar berisi air dan tambahkan garam. Masak dengan api sedang.

Setelah memasak selama 1 jam, tiriskan dan tambahkan gandum ke dalam panci, dan lanjutkan memasak dengan api kecil selama satu jam lagi.

Setelah gandum menyerap semua air, kocok dengan sendok kayu atau alu sambil menambahkan saus lada. Terus kocok selama sekitar satu jam.

Saat harisa mulai membentuk untaian, angkat dari api dan tuangkan ke piring besar. Buka lubang di tengah harisa, di mana Anda akan menuangkan mentega. Tambahkan jinten dan sajikan.

8. Sikbaj Tannuriya

Cuka telah digunakan sebagai pengawet dan obat tradisional selama ratusan tahun. Cuka merupakan bumbu populer dalam budaya Islam awal. Mari kita lihat resep Sikbaj Tannuriya berbahan dasar cuka ini.

Bahan-bahan

2 pon wortel
2 bawang bombay
2 potong daun bawang
2 pon potongan daging domba
1 cangkir almond tanpa kulit dipotong-potong
1 cangkir buah ara kering
1 cangkir kismis
3 gelas air
1 sendok makan garam
1 sendok teh biji ketumbar1 sendok teh safron
1 cangkir molase kurma
1 cangkir cuka

Cara Membuat

Potong wortel, daun bawang, dan bawang bombay menjadi potongan besar, dan tambahkan, serta dagingnya, ke dalam panci besar yang aman untuk oven. Tambahkan almond, kismis, dan buah ara, lalu cuka, kurma, tetes tebu, kunyit, biji ketumbar, garam, dan terakhir, air. Tutup penutup dan masak dalam oven selama 4 jam.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)