Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 04 Mei 2026
home wisata halal detail berita

Wisata Halal di Toraja Diklaim Mampu Tingkatkan Perekonomian Daerah

Akbar Nurqadri Senin, 28 Juni 2021 - 16:26 WIB
Wisata Halal di Toraja Diklaim Mampu Tingkatkan Perekonomian Daerah
Pemakaman Goa Tampa Allo, salah satu destinasi wisata di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, Tana Toraja - Legislator DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Rachmatika Dewi mendorong Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara untuk menerapkan wisata halal. Tujuannya, kata dia, sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Apalagi, ungkap dia, dua daerah tersebut masih menjadi primadona tujuan utama obyek wisata di Sulsel. Diketahui, wisata alam yang indah ditambah kearifan lokal, seperti adat istiadat bernuansa mistik yang masih kental menjadi daya tarik utama wisatawan.

Menurut Dewi, dorongan agar Toraja menerapkan wisata halal bukan tanpa beralasan. Pasalnya, animo wisatawan lokal muslim atau beragama Islam yang berkunjung sangat tinggi. Namun, kata dai, kadang kala terkendala makanan bercap halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Maka dari itu, legislator cantik itu berharap, ke depannya Toraja dapat menerapkan wisata halal demi menyumbang PAD.

"Toraja adalah tujuan wisata utama di Sulsel yang selama ini sering terkendala oleh wisatawan lokal atau Nusantara muslim, terutama terkait makanan halal. Jadi kalau Toraja mau cepat pulih dan semakin maju, terutama untuk mengundang wisatawan lokal memang harus menyiapkan wisata halal," kata Dewi dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (7/6/2021).

Jauh sebelumnya, dorongan penerapan wisata halal di Toraja aktif disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Alasannya, khusus di Sulsel jumlah penduduk muslim mencapai 89,6 persen sehingga perlu penerapan wisata halal.

Menurut Andi Sudirman, wisatawan muslim yang berlibur ke Toraja pasti mencari kuliner halal. Karenanya, kata dia, harus ada lokasi yang bisa memfasilitasi wisatawan muslim mendapatkan kuliner halal.

"Negara non-muslim saja memiliki kawasan wisata halal seperti Selandia Baru, Jepang, Cina, Thailand, Hongkong. Mereka membuat wisata kuliner halal, kenapa kita tidak bisa lakukan itu," kata Andi Sudirman saat menjadi pembicara di kegiatan, Syariah Economic Forum dengan tema Pariwisata Halal di Sulsel Berpotensi Dikembangkan atau Sekadar Wacana, yang digelar di Baruga Anging Mamiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, 2019 silam.

Namun, seiring waktu keinginan Andi Sudirman tersebut ditentang sejumlah aliansi masyarakat di Toraja. Alasannya, hal tersebut tidak seusai dengan budaya masyarakat lokal. Diketahui, Toraja merupakan daerah yang berpenghuni non-muslim terbesar di Sulsel.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 04 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)