LANGIT7.ID, Jakarta - Ajang balap Moto GP Pertamina Grand Prix of Indonesia akan berlangsung hari ini, Jumat (18/3/2022) sampai Ahad, 20 Maret 2022. Festival seri kejuaraan balap motor kelas utama dunia itu akan digelar di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Selain menikmati atraksi balap motor yang memacu adrenalin, pengunjung maupun wisatawan dapat juga berkunjung ke sejumlah masjid terdekat dari Sirkuit Mandalika. Wisatawan dapat menjelajahi destinasi wisata religi di Pulau Seribu Masjid.
1. Masjid Nurul Bilad
![Masjid Indah Sekitar Mandalika, Nikmati MotoGP Sekaligus Wisata Religi]()
Masjid Nurul Bilad berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, tak jauh dari arena utama ajang MotoGP di Kuta, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Masjid Nurul Bilad merupakan Masjid terbesar yang dibangun di Kabupaten Lombok Tengah.
Baca Juga: Kebahagiaan Seorang Ayah, Anak-anaknya Bangga Jadi MuslimWisatawan maupun penikmat Moto GP yang menyaksikan langsung ajang balap di Mandalika dapat berkunjung ke Masjid Nurul Bilad. Jarak tempuh dari Sirkuit Internasional Mandalika ke Masjid Nurul Bilad sekitar 17 menit dengan kendaraan roda empat.
Arsitektur masjid Nurul Bilad Mandalika terinspirasi dari Masjid Kuno Bayan. Arti dari Nurul Bilad itu sendiri adalah cahaya bangsa-bangsa, di mana masjid ini dibangun di kawasan Pariwisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara.
2. Masjid Hubbul Wathan
![Masjid Indah Sekitar Mandalika, Nikmati MotoGP Sekaligus Wisata Religi]()
Dikenal pula sebagai Masjid Islamic Center Lombok. Masjid yang berada di Selaparang, Kota Mataram ini merupakan masjid termegah dan terbesar keenam di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal, Masjid Islamic Center Samarinda.
Masjid Hubbul Wathan dikenal kaya akan nilai budaya NTB. Kubah utamanya didesain sedemikian rupa bermotif Batik Sasambo berwarna cerah yang menyala berwarna-warni di kala malam. Karenanya, sayang melewatkan kunjungan ke Masjid Hubbul Wathan apabila sedang berwisata di Lombok.
Baca Juga: Khutbah Jumat Hari Ini: Maksimalkan Ibadah di Penghujung Sya’banMeski bernuansa tradisional yang kental, Islamic Center tetap mempertahankan nilai-nilai filosofis keagamaan melalui pembangunan menara setinggi 99 meter yang melambangkan 99 Asmaul Husna. Masjid ini dilengkapi sarana perpustakaan, taman bermani dan ballroom yang besar.
(zhd)