LANGIT7.ID - , Jakarta - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan masyakarat. Hal tersebut disampaikan Ma'ruf dalam peresmian Bank Wakaf Mikro (BWM) di Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan, Jakarta, Kamis (24/3/2022).
Menurut Wapres, kehadiran BWM merupakan bagian dari eksistensi lembaga keuangan mikro syariah yang terus direalisasikan oleh pemerintah di dalam memaksimalkan potensi pesantren.
Baca juga: 5 Tema Khutbah Jumat tentang Ekonomi Syariah“BWM ini salah satu ekosistem dari pengembangan keuangan syariah. Eksistensi BWM tidak berhenti pada penyediaan modal bagi masyarakat kecil yang sulit mengakses lembaga keuangan formal karena berbagai syarat perbankan dan mengenai aturan-aturan. BWM ini sangat sederhana, tidak perlu agunan, tidak perlu sistem kredit yang bankable,” ungkap Wapres.
Lebih lanjut Wapres menekankan bahwa BWM harus dikelola secara baik dan profesional agar terjaga keberlangsungannya serta kapasitasnya dapat dikembangkan. Ia pun berharap agar melalui pengembangan BWM yang baik, manfaat dan berkah yang diberikan bagi masyarakat sekitar akan lebih besar lagi.
Oleh karena itu, Wapres menyampaikan dua pesan penting untuk dijalankan. Pertama, profesionalitas dalam mengelola BWM harus dipertahankan.
“Amanah yang diberikan harus dijaga. Modal awal harus dapat dikembangkan bukan justru dihabiskan. Jadi, jangan dikasih modal, habis. Ini penting untuk menjaga kepercayaan dan nama baik pesantren, termasuk kredibilitas pemda setempat,” pesan Wapres.
Baca juga: Teken Pergub, Jabar Dukung Perkembangan Ekonomi SyariahKedua, lanjutnya, ekosistem digitalisasi BWM pun harus terus dikembangkan agar dapat selalu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang terjadi.
“Saya mendapat laporan sejumlah upaya sudah dilakukan, ada aplikasi BWM mobile, pengawasan dan perizinan secara online, akses informasi melalui BWM Info, serta akses pasar online melalui aplikasi BWM dan UMKM, dan juga aplikasi e-commerce lainnya,” pungkas Wapres.
(est)