LANGIT7.ID, Batam - Ruang perawatan intensif (ICU) pada sejumlah rumah sakit (rs) di Kepulauan Riau (Kepri) mulai penuh seiring meningkatnya kasus
Covid-19 varian Delta di Pulau Sumatera. Bahkan, 20 dokter di Kota batam dinyatakan terinfeksi Covid-19 varian Delta.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri Rusdani mengatakan, pulau-pulau terpencil di Kepulauan Riau akan sangat mengkhawatirkan jika lonjakan kasus Covid-19 varia Delta benar-benar terjadi. Pasalnya, tidak ada fasilitas ICU di pulau-pulau tersebut.
"Kalau ada tenaga kesehatan yang kondisinya memburuk di sana itu menyulitkan kami untuk evakuasi. Tidak ada ICU, sumber daya manusia terbatas, malah beberapa kota dan kabupaten tidak ada dokter anestesi dan paru," kata Rusdani dikutip dari
Anadolu Agency, Kamis (29/7/2021).
Hal tidak jauh beda juga terjadi di Provinsi Jambi. Ketua Satuan Tugas
Covid-19 IDI Jambi Nirwan Satria melaporkan situasi yang serupa.
Rumah sakit rujukan provinsi di Jambi terisi sekitar 90 persen akibat lonjakan kasus. Kekhawatirannya juga meningkat setelah ditemukan dua kasus varian Delta Plus di wilayah Jambi.
Nirwan menuturkan, pihaknya bersiap menghadapi skenario terburuk yang mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Salah satunya, kata dia, meminta pasokan oksigen dari PT Pusri jika ketersediaan oksigen langka atau habis.
"Kami berharap peningkatan kasus di luar
Jawa ini tidak membuat kami di Jambi kewalahan karena kapasitas kami sangat terbatas apabila dibandingkan dengan di Jawa," kata Nirwan.
(asf)