Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Fery Farhati: Selain Cinta, Tambah Nilai Religius untuk Bekal Anak

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 02 April 2022 - 06:07 WIB
Fery Farhati: Selain Cinta, Tambah Nilai Religius untuk Bekal Anak
Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis. Foto: Instagram/fery.farhati
LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap manusia tentu memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi, tidak terkecuali anak-anak. Hampir setiap anak memiliki kebutuhan yang sama dan ini wajib diberikan oleh orang tua.

Kebutuhan anak yang harus orang tua penuhi yakni kebutuhan rasa aman, adanya batasan yang jelas, keteraturan hidup, adanya keterlibatan dan terpenting adalah ceria atau bahagia.

Semua orang tua perlu siapkan ini, bahkan harus dilakukan sejak dini. Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis mengatakan untuk memenuhi kebutuhan anak ada beberapa nilai yang harus dimiliki oleh para orang tua.

Baca juga: Tiru Cara Rasulullah, Didik Anak dengan Canda dan Tawa

"Dalam memenuhi kebutuhan ini orang tua harus memiliki nilai-nilai yang tentunya mewarnai upaya-upaya mereka dalam mendidik anak, pertama rasa cinta," kata Fery dalam konferensi pers peluncuran GEN AKTIF, di Auditorium Gedung PKK DKI Jakarta, Jl. Kebagusan Raya No. 42, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2022).

Menurut dia, setiap orang tahu tentu memiliki rasa cinta terhadap anak, akan tetapi terkadang cara penyalurannya yang kurang tepat.

"Cinta itu pasti ada sama orang tua, sudah sunnatullah bahwa setiap orang tua itu pasti sayang terhadap anak. Tetapi terkadang rasa sayang ini disalurkan pada cara yang salah. Makanya, penting kiranya orang tua memiliki pengetahuan terkait bagaimana baiknya dalam memperlakukan anak," ungkapnya.

Kemudian, Fery berkata setelah tahu caranya maka Anda juga harus tahu arahnya. Agar arahnya benar, maka orang tua harus visioner.

Artinya dalam bertindak, orang tua harus selalu memperhatikan kebutuhan si anak. Seringkali, orang tua lebih mementingkan kebutuhan sesaat mereka. Dan biasanya jika tidak terpenuhi mereka akan marah-marah.

Misal anak memecahkan barang, jika untuk kebutuhan sesaat, tentu si ibu akan marah-marah. Tetapi jika orang tua yang visioner akan berpikir apa yang harus dilakukan agar hal ini tidak terulang kembali.

Baca juga: Teladani Rasulullah, Begini Cara Hentikan Anak Berkata Kasar

"Jadi, yang harus dilakukan dalam mendisiplinkan anak adalah dengan cara mengajarkan mereka perilaku yang benar. Nanti ke depannya tidak akan terulang lagi," tutur Fery.

Meskipun begitu, ungkap Fery nilai seperti cinta, mau belajar dan visioner tidaklah cukup, Anda harus menambahkannya dengan nilai religius.

Nilai religius tersebut untuk memberikan alasan kepada si anak bahwa ada nilai-nilai baik dan ada juga nilai-nilai jahat.

"Jadi tunjukkan kepada anak bahwa ada yang lebih besar mencintai dia daripada kita sebagai orang tua yang mencintainya. Dia (Allah) yang mencintai anak, yang akan selalu melindunginya," pungkasnya.

Lebih lanjut, Fery menjelaskan semua nilai tersebut dirangkum dalam kehadiran orang tua, orang tua yang hadir dalam kehidupan anaknya. Hadir itu tidak harus dalam hal fisik, tetapi melalui perasaan. Jadi akan timbul perasaan dalam diri anak bahwa Anda sebagai orang tuanya bisa diandalkan, dan kapan pun ia butuhkan maka Anda akan selalu ada.

Fery lalu menyimpulkan jika sudah memenuhi kebutuhan-kebutuhan anak dan dilingkupi dengan nilai-nilai yang ada, insyaallah Anda akan mendapatkan anak yang berkarakter baik, dan selalu mengingat orang tua.

Baca juga: Pola Asuh Zaman Dulu vs Zaman Now, Apa Bedanya?

"Akhirnya ketika ia ingin melakukan hal-hal buruk, ia akan mengingat bahwa orang tuanya pernah berpesan itu tidak baik. Upaya seperti ini harus betul-betul dilakukan sejak usia dini, dan kalaupun kita belum memulai itu, tidak ada kata terlambat," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)